Skip to main content

[Project Report] Heavy Lift Restoration: Penggantian Engine Caterpillar D3406 pada Pedestal Crane Manitec ML2400

 

Halo sobat Dhevils Mechanic! Bekerja di lepas pantai (offshore) berarti kita harus siap dengan skenario terburuk pada peralatan vital. Kali ini, tim kami baru saja menyelesaikan operasi "bedah jantung" pada salah satu aset paling krusial di Anjungan X-Ray PT Pertamina EP Field Jatibarang, yaitu Pedestal Crane Manitec ML2400.

Bukan sekadar perbaikan ringan, kami melakukan engine exchange total akibat kerusakan fatal pada blok mesin. Mari kita simak kronologinya.


1. Mengenal Sang Raksasa: Spesifikasi Manitec ML2400

Sebelum masuk ke proses teknis, mari kita bedah profil crane ini. Manitec adalah produsen heavy equipment ternama yang berbasis di Prancis. Seri ML2400 dirancang khusus untuk lingkungan maritim yang ekstrem (high salinity & high vibration).

  • Kapasitas Angkat: Maksimal 30 Ton (sesuai load chart pada radius tertentu).

  • Aplikasi: Digunakan di Anjungan X-Ray untuk operasional loading/unloading material dari supply boat, pemindahan peralatan pemboran, hingga evakuasi darurat.

  • Sistem Penggerak: Diesel-Hydraulic, di mana tenaga mesin diesel diubah menjadi tekanan hidrolik untuk menggerakkan winch, slewing, dan luffing.


2. Masalah Utama: Blok Engine "Jebol"

Tragedi terjadi ketika prime mover utama, Caterpillar D3406, mengalami kegagalan mekanis yang sangat parah. Terjadi kebocoran atau keretakan pada Cylinder Block (jebol), yang biasanya disebabkan oleh fatigue material, masalah pada sistem pelumasan, atau beban kerja ekstrem yang terus-menerus.

Dalam kondisi blok mesin yang sudah jebol di tengah laut, melakukan overhaul di tempat bukanlah pilihan yang efisien. Strategi terbaik adalah Engine Exchange (penggantian unit utuh) untuk meminimalkan downtime operasional anjungan.


3. Proses Eksekusi: Engine Exchange Caterpillar D3406

Caterpillar D3406 adalah mesin legendaris dengan konfigurasi 6-silinder segaris yang dikenal sebagai "kuda beban" di dunia industri. Langkah-langkah yang dilakukan tim Dhevils Mechanic meliputi:

  1. Isolasi Sistem Hidrolik: Memutuskan koneksi antara mesin dengan main hydraulic pump agar oli hidrolik tidak terkontaminasi.

  2. Rigging & Lifting: Mengingat posisi engine room crane yang sempit dan tinggi, proses pengangkatan engine rusak keluar dari machinery house memerlukan perhitungan center of gravity yang sangat presisi.

  3. Instalasi Engine Baru: Pemasangan unit Caterpillar D3406 fresh ke engine mount. Sinkronisasi antara poros mesin dan pompa hidrolik (alignment) dilakukan dengan toleransi nol agar tidak terjadi getaran berlebih.

  4. Re-connection: Pemasangan kembali sistem pendingin (radiator), sistem bahan bakar, dan kelistrikan kontrol.


4. Tahap Akhir: Performance Test & Load Test

Setelah mesin baru menderu halus, tugas kami belum selesai. Untuk memastikan crane aman digunakan kembali dengan beban 30 ton, kami melakukan Load Test sesuai regulasi keselamatan kerja migas.

  • Media Pengujian: Kami menggunakan Water Bag (balon besar berisi air). Penggunaan air dipilih karena beratnya bisa diatur secara presisi dengan literan air sesuai kebutuhan uji beban.

  • Prosedur: Beban diangkat secara bertahap (25%, 50%, 75%, hingga 100% atau lebih sesuai standar inspeksi).

  • Monitoring: Kami memantau respon mesin Caterpillar D3406 saat beban puncak, kestabilan tekanan hidrolik, serta kekuatan struktur boom dan pedestal Manitec ML2400.


Kesimpulan

Penggantian engine di tengah laut adalah pekerjaan yang menguji mental dan keahlian teknis. Dengan berhasilnya Load Test menggunakan water bag, Manitec ML2400 di Anjungan X-Ray kini siap kembali beroperasi dengan tenaga baru dari Caterpillar D3406.

Kesuksesan ini adalah bukti komitmen Dhevils Mechanic dalam menjaga keandalan fasilitas produksi PT Pertamina EP, memastikan setiap angkatan beban berjalan aman dan lancar.

Dhevils Mechanic – Menjaga Energi Tetap Mengalir, Menjaga Beban Tetap Terangkat!


Punya pengalaman serupa menangani engine Caterpillar di medan sulit? Atau penasaran dengan cara kerja sistem hidrolik Manitec? Mari berdiskusi di kolom komentar!


Postingan Populer

Kunci Inch dengan Kunci mm Dalam Dunia Mechanic

  Jika kita bekerja sebagai mechanic, toolkit adalah senjata kita dalam menyeleseikan suatu pekerjaan. karena dengan kelengkapan toolkit menurut saya 45% pekerjaan / troubleshoot dapat terpecahkan. Dan sebagai mekanik kita kadang menemukan ukuran bolt / nut yang berbeda - beda, ada ukuran dalam inchi, ada pula yang dalam ukuran mili meter. Seandainya kita paksakan mengunakan ukuran kunci tertentu, jutru tidak akan menyeleseikan masalah, tetapi malah menambah pekerjaan lainnya karena bolt atau nut yang kan kita kendorin akan slek atau rusak sehingga semakin sulit unitiuk kita lepaskan. atau bakan kunci yang kita gunakan akan rusak, dan hal ini elain menyusahkan waktu kita kerja juga akan menyusahkan di lain hari karena kita harus membeli kunci baru yang tidak murah harganya. Baca juga : Kehidupan di Offshore Platform  Fungsi Air Dryer Pada Air Compressor Korelasi Komposisi Gas dengan Air Fuel Ratio Perbedaan Prosedure Pembelian Gas Engine Dan Diesel Engine ...

Teory Pompa Kerja Pararel dan Pompa Kerja Seri

Pompa dapat kita pasang atau operasikan pararel atau seri, jika kita ingin menaikan qapasitas, pompa akan kita operasikan Pararel, dengan syarat Head pompa sama. Sedangkan jika kita ingin meanikan Head/ tekanan discharger pompa, kita dapat mengoperasikannya secara seri dan syartnya pompa ke 2 harus lebih rendah qapasitasnya, sebab jika sama maka akan ada kapitasi. Pompa pertama kita sebut pompa pengirim atau pompa utama, sementara pompa ke 2 kita sebut sebagi pompa Booster atau pompa peningkat tekanan. Dalam mendesain (pararel/series) pompa, jumlah 2 atau lebih pompa sentrifugal disebut dengan multiple centrifugal pump. Dalam mendesain multiple centrifugal pump ini utamanya adalah ketika melakukan instalasi,  sangatlah penting untuk memperhatikan hubungan antara kurva pompa (pump curve) dan kurva sistem perpipaan. (piping system curve). Efek dari menambahkan 2 buah pompa yang identik dalam rangkaian paralel dapat di lihat pada gambar grafik di bawah ini. Baca ...

Cara Leak Test (test kebocoran) dan Hydrotest pada Valve dan Bejana Tekan

Leak Test : Biasanya ini dilakukan pada reinforcing pad of opening, menggunakan udara. Kadang-kadang di-counter check dengan bubble soap. Sehingga sering disebut juga bubble test. Diaplikasikan pada semua peralatan yang mempunyai pads pada bagian pressure (PV, HE, Tank, dll). Bisa juga leak test dilakukan tanpa sabun. Material diinjeksi dengan udara bertekanan dan direndam dalam tanki air untuk beberapa waktu (digunakan dalam pengetesan fuel tank untuk forklift). Ini lebih efektif dibandingkan dengan sabun. Test ini juga dilakukan untuk pengecekan kebocaran pada blinded flange, flange joint (shell side to tube side joint), channel cover installation, dsb. Secara internal, diberi tekanan menggunakan udara – alternatif lain bisa menggunakan nitrogen (N 2 ). Pada tangki ada juga istilah leak test untuk roof dan bottom installation. Alatnya disebut Vacuum Box. Leak test tidak sama persis dengan pneumatic test. Pneumatic test itu bisa digunakan sebagai pengganti hydrotes...