Skip to main content

Pompa Positive Displacement

Pompa Posistive Displacement


Pompa positive displacement memiliki tipe yang lebih bervariasi daripada pompa dinamik. Secara general pompa positive displacement dibagi kedalam dua kelompok besar, yakni pompa jenis rotari dan jenis reciprocating. Keduanya masih dibagi menjadi berbagai jenis pompa lagi. Dan berikut adalah pompa-pompa tersebut:

Pompa Positive Displacement Tipe Rotari

Pompa positive displacement tipe rotari ini memindahkan fluida kerja melalui mekanisme rotari dengan jalan menimbulkan efek vakum sehingga dapat menghisap fluida kerja dari sisi inlet, dan memindahkannya ke sisi outlet. Jika ada udara yang terperangkap di dalam pompa rotari, secara natural pompa ini akan mengeluarkan udara tersebut, sehingga mengurangi kebutuhan untuk mengeluarkan udara yang terperangkap di dalam pompa secara manual.
Berikut adalah macam-macam pompa positive displacement tipe rotari :
  • Pompa Roda Gigi Internal (Internal Gear Pump). Pompa ini menggunakan dua roda gigi sebagai penggerak fluida kerja di dalam casing pompa. Satu roda gigi menjadi penggerak dan yang lainnya menjadi yang digerakkan. Roda gigi penggerak berada di dalam roda gigi yang digerakkan. Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan gambar berikut. 20121018-101837 PM.jpg
    Pompa Roda Gigi Internal
    Dan berikut adalah proses dimana fluida kerja dipompa oleh pompa roda gigi internal ini.
    20121018-102421 PM.jpg
    Prinsip Kerja Pompa Roda Gigi Internal
    Terlihat bahwa fluida kerja masuk melalui inlet pompa menuju sela-sela roda gigi luar yang diputar oleh roda gigi dalam. Fluida tersebut bergerak menuju sisi outlet akibat dorongan dari roda gigi luar. Selanjutnya roda gigi dalam masuk ke sela-sela roda gigi luar sehingga mendorong fluida kerja untuk keluar ke sisi outlet pompa.

    Animasi Pompa Roda Gigi Internal
  • Pompa Roda Gigi Eksternal (External Gear Pump). Sama dengan pompa roda gigi internal, pompa roda gigi eksternal ini juga menggunakan dua roda gigi sebagai komponen utamanya. Yang membedakan adalah kedua roda gigi berada pada posisi yang sejajar, dan roda gigi penggerak tidak berada di dalam roda gigi yang digerakkan. 20121019-105346 AM.jpg
    Prinsip Pompa Roda Gigi Eksternal
  • Pompa Screw (Ulir). Pompa ulir pertama kali dikembangkan oleh Archimedes, ia menggunakan satu buah ulir untuk memindahkan air dari tempat yang rendah ke sawah-sawah untuk keperluan irigasi. Oleh karena hal inilah pompa ulir dengan satu ulir disebut juga Pompa Ulir Archimedes.
  •  20121019-025857 PM.jpg
    Pompa Ulir Archimedes
    Desain pompa ulir telah berkembang menjadi beberapa tipe seperti twin-rotor, triple-rotor, dan 5-rotor. Perbedaan ketiganya ada pada jumlah rotor ulirnya. Berikut adalah video pompa ulir dengan twin-rotor.

    Twin Rotor Screw Pump
    Prinsip kerja pompa ulir dengan multi-rotor adalah fluida kerja yang masuk melalui sisi inlet pompa dipindahkan oleh rotor ulir melalui sela-sela ulir sisi luar. Saat sampai di sisi outlet, fluida akan terdorong keluar dari pompa. 
  • Progressive Cavity Pump. Pompa jenis ini adalah pengembangan dari pompa jenis ulir. Prinsip kerjanya pertama kali dikenalkan oleh Rene Moineau pada tahun 1930-an. Pompa ini terdiri atas sebuah rotor yang berbentuk spiral, serta stator yang juga berbentuk spiral namun didesain memiliki jarak pitch spiral yang 2 kali lebih besar dari pitch rotor. Rotor pompa progressive cavity terhubung dengan shaft yang digerakkan oleh motor listrik. Diantara shaft dengan rotor dihubungkan oleh flexible coupling yang apabila shaft berputar, kopling ini bergerak mengikuti gerakan rotor dan shaft. Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan animasi berikut ini. <em>Source: wikipedia.org</em>
    Desain spiral dari rotor serta stator membentuk rongga (cavity) di dalamnya, yang apabila rotor berputar rongga tersebut seakan-akan bergerak maju ke arah outlet pompa. Rongga inilah yang menjadi ruang untuk memindahkan fluida kerja.
    20121019-071230 PM.jpg
    Bagian-bagian Pompa Progressive Cavity
    Pompa progressive cavity dapat digunakan pada berbagai macam jenis fluida kerja, dari fluida encer sampai dengan fluida berviskositas tinggi. Namun pompa ini tidak cocok dengan partikel-partikel solid. Untuk operasionalnya, pompa ini perlu dilakukan proses pengisian awal (priming) serta pembuangan udara yang terperangkap (venting) di dalamnya sebelum beroperasi. Hal ini bertujuan untuk memperpanjang umur pompa. 
  • Rotary Lobe Pump dan Rotary Piston Pump. Pompa rotary lobe mirip dengan pompa roda gigi, hanya saja menggunakan semacam rotor berbentuk cuping (lobe). Terdapat dua rotor cuping di dalam casing pompa, yang keduanya digerakkan oleh sumber penggerak dan diatur sedemikian rupa oleh roda gigi yang berada di luar bodi pompa sehingga kedua rotor berputar seirama. Putaran dari rotor ini menimbulkan ruang kosong sehingga fluida dapat masuk ke dalamnya dan ikut berpindah ke sisi outlet. Pada sisi outlet kedua cuping rotor bertemu sehingga menutup rongga yang ada dan mendorong fluida kerja keluar melalui outlet pompa. 20121019-073332 PM.jpg
    Prinsip Kerja Rotary Lobe Pump
    Pompa rotary piston adalah pengembangan dari pompa rotary lobe. Rotor pompa rotary piston didesain sedemikian rupa sehingga volume rongga pompa menjadi lebih luas. Selain itu pada sisi outlet pompa, rotor pompa tidak lagi "menghimpit" fluida kerja agar keluar seperti pada pompa rotary lobe, namun bentuk rotor pompa rotary piston akan mendorong fluida agar keluar ke sisi outlet pompa.
    20121019-080851 PM.jpg
    Pompa Rotary Piston
  • Vane Pump. Dalam Bahasa Indonesia vane pump berarti pompa baling-baling. Pompa rotari ini menggunakan silinder di bagian rotor, pangkal silinder terpasang pegas yang terhubung dengan rotor pompa. Sumbu rotor tidak segaris dengan sumbu casing pompa, sehingga saat rotor berputar, silinder rotor akan mengikuti bentuk casing dan mendorong fluida kerja untuk menuju outlet pompa. 20111003-073412.jpg
  • Pompa Peristaltik. Pompa tipe rotari yang terakhir adalah pompa peristaltik. Pompa jenis ini menggunakan prinsip kerja yang mirip dengan gerakan peristaltik pada kerongkongan. Pompa ini menggunakan semacam selang elastis sebagai saluran fluida kerja. Selang tersebut ditekan oleh rotor dengan ujung berupa roller sehingga membentuk gerakan dorongan. Sumber: wikipedia.org
    Animasi Pompa Peristaltik
    Pompa peristaltik awalnya banyak digunakan pada laboratorium-laboratorium saja, namun seiring dengan pengembangan teknologi karet, saat ini pompa peristaltik dapat digunakan untuk memompa bahan-bahan yang lebih "berat" termasuk bahan-bahan solid.
Pompa Positive Displacement Tipe Reciprocating

Pompa resiprocating menggunakan piston yang bergerak maju-mundur sebagai komponen kerjanya, serta mengarahkan aliran fluida kerja ke hanya satu arah dengan bantuan check valve. Pompa positive displacement ini memiliki rongga kerja yang meluas pada saat menghisap fluida, dan akan mendorongnya dengan mempersempit rongga kerja tersebut. Dengan bantuan check valve untuk mengatur arah aliran fluida, maka akan terjadi proses pemompaan yang harmonis.
Pompa resiprocating terdiri atas beberapa macam, yaitu :
  • Pompa Piston. Pompa ini menggunakan piston untuk menghisap dan mendorong fluida kerja. Jumlah dari piston tergantung dari desain pabrikan yang menyesuaikan pula dengan kebutuhan sistem. Semakin sedikit jumlah piston pada pompa piston, maka akan semakin tidak stabil pula besar debit aliran air yang keluar dari pompa ini. Untuk mendapatkan aliran fluida yang stabil dapat dipergunakan pressure relief valve atau pompa dengan piston lebih banyak. 20121019-090453 PM.jpg
    Pompa Piston
  • Plunger Pump. Pompa jenis ini mirip dengan pompa piston. Yang membedakan adalah pompa ini tidak menggunakan piston, bagian pompa yang mendorong fluida tidak secara penuh memenuhi ruangan silinder. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar perbedaan antara pompa 
    piston dengan pompa plunger berikut ini.
     20121019-091044 PM.jpg
    Perbedaan Plunger Pump dengan Piston Pump
  • Pompa Diafragma. Pompa ini juga mirip dengan pompa piston namun komponen pompa yang melakukan gerakan maju-mundur adalah diafragma yang terhubung dengan engkol penggerak. Diafragma akan bergerak maju dan mundur untuk menciptakan perubahan rongga ruang di dalam pompa. Dengan bantuan check valve maka aliran fluida kerja dapat terjadi. 20121019-091936 PM.jpg
    Pompa Diafragma
    Pompa diafragma umumnya beroperasi pada tekanan yang lebih rendah daripada pompa piston maupun pompa plunger. Namun, karena desainnya yang unik, pompa diafragma dapat terus beroperasi sekalipun suatu saat tidak ada fluida yang mengalir di dalamnya. Dan secara otomatis apabila fluida kerja tersedia lagi, pompa ini dapat secara alami melakukan pengisian fluida (priming) dan pengeluaran udara (venting). 
  •  
  • Swashplate Pump. Jenis pompa yang terakhir akan kita bahas adalah pompa swashplate. Pompa ini merupakan pengembangan dari pompa piston. Beberapa piston disusun secara sejajar dengan ujung yang satu terhubung dengan plate tegak, sedangkan ujung yang lain terhubung dengan plate miring. Saat poros pompa berputar piston-piston yang terusun sejajar tadi ikut berputar sehingga menghasilkan gerakan maju-mundur.

    Swashplate Pump
    Yang menarik dari pompa ini adalah dapat diubah-ubahnya besar debit fluida keluaran pompa tersebut. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengubah besar sudut kemiringan plate yang terhubung dengan piston-piston pompa tersebut.

Comments

Popular posts from this blog

Kunci Inch dengan Kunci mm Dalam Dunia Mechanic

Jika kita bekerja sebagai mechanic, toolkit adalah senjata kita dalam menyeleseikan suatu pekerjaan. karena dengan kelengkapan toolkit menurut saya 45% pekerjaan / troubleshoot dapat terpecahkan. Dan sebagai mekanik kita kadang menemukan ukuran bolt / nut yang berbeda - beda, ada ukuran dalam inchi, ada pula yang dalam ukuran mili meter.

Seandainya kita paksakan mengunakan ukuran kunci tertentu, jutru tidak akan menyeleseikan masalah, tetapi malah menambah pekerjaan lainnya karena bolt atau nut yang kan kita kendorin akan slek atau rusak sehingga semakin sulit unitiuk kita lepaskan. atau bakan kunci yang kita gunakan akan rusak, dan hal ini elain menyusahkan waktu kita kerja juga akan menyusahkan di lain hari karena kita harus membeli kunci baru yang tidak murah harganya.
Baca juga :

Kehidupan di Offshore Platform 
Fungsi Air Dryer Pada Air Compressor

Korelasi Komposisi Gas dengan Air Fuel Ratio
Perbedaan Prosedure Pembelian Gas Engine Dan Diesel Engine

Disini kita akn bandingkan kunci…

Teory Pompa Kerja Pararel dan Pompa Kerja Seri

Pompa dapat kita pasang atau operasikan pararel atau seri, jika kita ingin menaikan qapasitas, pompa akan kita operasikan Pararel, dengan syarat Head pompa sama. Sedangkan jika kita ingin meanikan Head/ tekanan discharger pompa, kita dapat mengoperasikannya secara seri dan syartnya pompa ke 2 harus lebih rendah qapasitasnya, sebab jika sama maka akan ada kapitasi. Pompa pertama kita sebut pompa pengirim atau pompa utama, sementara pompa ke 2 kita sebut sebagi pompa Booster atau pompa peningkat tekanan. Dalam mendesain (pararel/series) pompa, jumlah 2 atau lebih pompa sentrifugal disebut dengan multiple centrifugal pump. Dalam mendesain multiple centrifugal pump ini utamanya adalah ketika melakukan instalasi,  sangatlah penting untuk memperhatikan hubungan antara kurva pompa (pump curve) dan kurva sistem perpipaan. (piping system curve). Efek dari menambahkan 2 buah pompa yang identik dalam rangkaian paralel dapat di lihat pada gambar grafik di bawah ini.
Baca Juga:

Merubah Diese…

Fungsi Air Dryer Pada Air Compressor

Air dryer adalah suatu alat yang berfungsi untuk menghilangkan kandungan air pada compressed air (udara terkompresi). Sistem ini biasanya menjadi satu kesatuan proses dengan kompresor. Udara terkompresi hasil dari kompresor sebagian akan masuk ke tangki penyimpan dan sebagian lagi dikeringkan menggunakan air dryer.

Penggunaan udara kering ini banyak diperlukan di lapangan offshore. Udara kering, atau biasa disebut dengan instrument air, digunakan sebagai sumber penggerak aktuator dari control valve, power dari pompa chemical,  untuk satrting turbine dan damper (aktuator pneumatic). Selain itu dalam dunia industri telekomunikasi, udara kering bertekanan digunakan untuk menyelimuti kabel-kabel bawah tanah untuk menghindari short circuit akibat terbentuknya embun. 
Udara terkompresi yang dikeringkan, akan mengalami proses penurunan dew point. Dew point adalah nilai temperatur yang dibutuhkan untuk mendinginkan sejumlah udara, pada tekanan konstan, sehingga uap air yang terkandung…

Cara Leak Test (test kebocoran) dan Hydrotest pada Valve dan Bejana Tekan

Leak Test :
Biasanya ini dilakukan pada reinforcing pad of opening, menggunakan udara. Kadang-kadang di-counter check dengan bubble soap. Sehingga sering disebut juga bubble test. Diaplikasikan pada semua peralatan yang mempunyai pads pada bagian pressure (PV, HE, Tank, dll).
Bisa juga leak test dilakukan tanpa sabun. Material diinjeksi dengan udara bertekanan dan direndam dalam tanki air untuk beberapa waktu (digunakan dalam pengetesan fuel tank untuk forklift). Ini lebih efektif dibandingkan dengan sabun.

Test ini juga dilakukan untuk pengecekan kebocaran pada blinded flange, flange joint (shell side to tube side joint), channel cover installation, dsb. Secara internal, diberi tekanan menggunakan udara – alternatif lain bisa menggunakan nitrogen (N2).
Pada tangki ada juga istilah leak test untuk roof dan bottom installation. Alatnya disebut Vacuum Box.

Leak test tidak sama persis dengan pneumatic test. Pneumatic test itu bisa digunakan sebagai pengganti hydrotest, hal ini …

Pengertian Kompresor dan Jenis - Jenis kompresor

Kompresor adalah mesin atau alat mekanik yang berfungsi untuk meningkatkan tekanan atau memampatkan fluida gas atau udara. Kompresor biasanya menggunakan motor listrik, mesin diesel atau mesin bensin sebagai tenaga penggeraknya. Udara bertekanan hasil dari kompresor biasanya diaplikasikan atau digunakan pada pengecatan dengan teknik spray/ air brush, untuk mengisi angin ban, pembersihan, pneumatik, gerinda udara (air gerinder) dan lain sebagainya.


Prinsip kerja kompresor dapat dilihat mirip dengan paru-paru manusia. Misalnya ketika seorang mengambil napas dalam – dalam untuk meniup api lilin, maka ia akan meningkatkan tekanan udara di dalam paru-paru, sehingga menghasilkan udara bertekanan yang kemudian digunakan atau dihembuskan untuk meniup api lilin tersebut.



Jenis – jenis kompresor
Secara umum kompresor dibedakan menjadi dua jenis yaitu kompresor dinamis dan kompresor perpindahan positif.

1.Kompresor perpindahan positif
Kompresor perpindahan positif dibedakan menjadi…

Separator dan Peralatan Instrumentasi pendukungnya

Fluida produksi yang akan dijual harus memenuhi spesifikasi produk, sehingga fluida mengalami beberapa proses.Pada tahap proses produksi,fluida masih berupa campuran antaragas, condensate, water dan solid. Mengingat pentingnya pemisahan agar dapat memenuhi spesifikasi produk maka fluida harus dipisahakan masing-masing fasa (gas, condensate, dan water). Pemisahan awal ini dilakukan karena untuk proses pemisahan masing-masing fasa untuk proses selanjutnya berbeda.
High pressureSeparatoradalah bejana horizontal yang memiliki pressure dan temperature tinggi,berfungsi sebagai pemisah awal berdasarkan fasa (gas, condensate, dan water) sehingga untuk proses selanjutnya lebih fleksibel. Fluida yang dihasilkan dari sumur produksi masih terdiri dari campuragas,condensate,water dan solid.Fluida dapat mencapai permukaan karena tekanan permukaan lebih rendah dibandingkan dengan tekanan reservoir. Kemampuan cairan untuk melarutkan gas akan menurun sehingga gas akan terpisah dari cairan. Agar terjadi…

Governor Jenis Dan Cara Kerjanya Dalam Dunia Permesinan

Mesin genset harus mempertahankan kecepatan putarannya dengan konstan agar frekuensi listrik yang dihasilkan oleh generatornya juga stabil. Kecepatan putaran mesin ini dikendalikan dengan cara mengontrol jumlah bahan bakar yang disalurkan ke ruang bakar mesin. Bila putaran mesin terlalu rendah, maka jumlah BBM yang disalurkan harus ditambah, dan sebaliknya, jika terlalu tinggi, jumlah BBM harus dikurangi. Untuk mesin kendaraan, fungsi pengendalian jumlah bahan bakar ini dikerjakan oleh Sang Pengemudi dengan menekan atau mengangkat pedal gas sesuai kebutuhan. Namun pada mesin genset, fungsi ini tidak mungkin diserahkan kepada manusia. Karena itu digunakanlah Governor untuk mengontrol secara otomatis penyaluran BBM sesuai dengan beban mesin. Secara spesifik, fungsi Governor pada mesin genset adalah: Memudahkan mesin hidup saat start dengan memperbanyak penyuplaian penginjeksian bahan bakar.Mempertahankan kecepatan putaran mesin, mencegah overspeed.Membatasi kecepatan putaran mesin pada …

Macam - Macam Bearing dan Kegunaannya di Permesinan

Sebagai Seorang Mechanic, Tentunya kita sudah Mengetahui Apa Yang Dimaksud dengan Bearing (Bantalan). Tetapi, Tidak menutup kemungkinan Masih ada juga Teman-Teman Teknik yang belum mengetahuinya dan sekaligus saya juga ingin memberi tahukan tentang Bearing (Bantalan) ini Kepada Siapa saja yang ingin Mengetahuinya.

Bearing adalah alat yang memungkinkan terjadinya pergerakan relatif antara dua bagian dari alat atau mesin, biasanya gerakan angular atau linear. Dengan adanya Bearing, gesekan antara dua bagian tersebut menjadi sangat minim dibandingkan tanpa bearing.

Dan Berikut adalah macam - macam jenis Bearing :
Ball Bearing Ball bearing merupakan bearing yang paling umum dan tak hanya digunakan untuk automotive equipment. Biasanya komponen ini digunakan pada mesin dan alat-alat rumah tangga.
Ball-Bearing Roller Bearing Bearing ini punya kinerja sederhana tapi gerak putarnya efektif. Sehingga menjadi bearing yang paling banyak dipakai karena bisa mewakili baik beban putar (radial load) …

Seputar RIG HWU (Hydrolic Workover Unit ) atau Snubbing Unit

Snubbing unit itu adalah unit Rig unit berskala kecil yg biasa digunakan dalam workover unit (perbaikan sumu) atau kadang2 juga digunakan dalam drilling operation berskala kecil. prinsipnya bekerja atas prinsip hydraulic. dimana 4 silinder hydraulic berfungsi menaikkan dan menurunkan slip (alat untuk memegang dan melepaskan tubing/drill pipe) dinamik. ada 2 macam slip dalam snubbing unit, yaitu slip statik dibagian bawah dan slip dinamik dibagian atas.



Pada saat akan menurunkan tubing/drill pipe, awalnya slip dinamik lah yg memegang tubing/DP sementara slip statik dlm posisi free. Kemudian slip dinamik tsb diturunkan sambil membawa tubing/DP yg dipegangnya ke bawah sampai mentok di atas slip statik. Lalu gantian slip statik yg memegang tubing/DP sementara slip dinamik free dan dinaikkan ke atas untuk memegang tubing/DP berikutnya. slip statik free dan slip dinamik diturunkan lagi ke bawah . dan begitu seterusnya hingga tbg/DP sampai di kedalam yg kita tuju. Keunggulan sn…

TroubleShoot Mencari Penyebab Push Rod Bengkok Pada Engine Diesel Cat D3406

Hallo teman - teman, jumpa lagi dengan Dhevils mechanic.  pernahkah kalian mengalami unit negin yang tadinya normal selang operasi beberapa lama push rod bengkok? dan itu pernah terjadi di unit yang dhevils mechanic rawat.

Kejadian push rod bengkok ini terjadi pada unit Caterpillar model Cat D3406 yang beoperasi sebagai prime over pompa Sykes. unit engine pump ini berfungsi sebagai pompa air baku di WPS Kertasmaya PT Pertamina EP Field Jatibarang. Air baku di pompakan ke WTP Mundu dengan carak kurang lebih 32km. unit engine pump cat D3406 ini ada 2 unit dan beroperasi bergantian 24 jam non stop.
 Berawal dari laporan operator WPS, dimana unit tidak ada tenaga dan lama - lama unit engine mati, dan di start kembali susah hidup dan terasa berat pada saat start up.nya. dan team mechanic segera meluncur dari workshop BRU Mundu ke site.
Sesampai di sana team mechanic memastikan kondisi yang sebenarnya. dan berikut ini urutan pekerjaan yang dilakukannya.

baca juga :
Troubleshoot Engine Cat…