Merawat mesin ini itu ibarat menjalin hubungan; ada kalanya kita bangga karena ia sangat tangguh, tapi ada kalanya ia membuat kita begadang semalaman karena alarm yang "rewel". Mari kita bicara jujur tentang suka dukanya.
Sukanya: Ketangguhan yang Tak Perlu Diragukan
Suka-nya merawat IR SH250 adalah durabilitasnya. Jika kita disiplin dengan jadwal preventive maintenance, mesin ini sangat bisa diandalkan. Desain Single-Stage Rotary Screw-nya sangat efisien. Rasanya puas sekali ketika melihat unit ini running stabil di pressure 7-10 bar tanpa ada getaran aneh, menyuplai udara ke seluruh plant tanpa henti.
Dukanya: Saat Alarm Mulai "Bernyanyi"
Dukanya? Tentu saja saat alarm muncul di jam-jam kritis, misalnya saat shift malam atau saat produksi sedang tinggi-tingginya. Panel kontrol IR SH250 sangat sensitif. Sedikit saja parameter bergeser, ia akan langsung "protes".
Berikut adalah beberapa alarm yang sering menjadi "drama" bagi kami di lapangan:
1. Alarm: High Discharge Temperature (Suhu Tinggi)
Ini adalah "musuh bebuyutan" nomor satu.
Cerita di Lapangan: Biasanya terjadi saat cuaca sedang panas-panasnya atau sirkulasi udara di ruang kompresor buruk.
Penyebab: Cooler (radiator) yang tertutup debu atau Thermal Valve yang mulai macet.
Dukanya: Kita harus siap kotor menyemprot cooler dengan air atau udara bertekanan di tengah cuaca panas.
2. Alarm: High Oil Carryover (Oli Ikut ke Jalur Udara)
Cerita di Lapangan: Tiba-tiba produksi komplain karena alat-alat pneumatik mereka berminyak.
Penyebab: Biasanya karena elemen Separator sudah jenuh atau pipa scavenge line tersumbat.
Dukanya: Membongkar tabung separator yang besar dan panas itu butuh tenaga dan kesabaran ekstra.
3. Alarm: Starter Fault / Drive Motor Overload
Penyebab: Bisa jadi masalah kelistrikan atau beban mekanis yang terlalu berat (mungkin oli terlalu kental karena sudah waktunya ganti).
| Indikasi Alarm | Deskripsi Masalah | Penyebab Umum | Tindakan Mekanik |
| High Discharge Temp | Suhu udara keluar terlalu tinggi (>109°C) | Cooler kotor, level oli rendah, atau Thermal Valve macet. | Bersihkan kisi-kisi cooler, top-up oli Ultra Coolant, cek fungsi termostat. |
| Check Inlet Filter | Hambatan udara masuk terlalu tinggi | Filter udara (Air Filter) sudah sangat kotor atau buntu. | Bersihkan filter dengan udara bertekanan rendah atau ganti dengan yang baru. |
| Separator Element Dirty | Tekanan balik pada tabung separator tinggi | Elemen separator jenuh atau tersumbat kotoran oli. | Ganti separator element (jangan ditunda karena bisa menyebabkan unit trip). |
| Main Motor Overload | Beban motor melebihi batas (Ampere tinggi) | Tegangan tidak stabil, koneksi kabel kendur, atau beban mekanis berat. | Cek tegangan listrik, kencangkan baut terminal di panel, cek putaran airend. |
| Fan Motor Overload | Motor kipas pendingin bermasalah | Motor fan macet atau ada gangguan pada suplai listrik fan. | Periksa putaran kipas secara manual (saat unit OFF) dan cek arus motor fan. |
| Emergency Stop | Tombol E-Stop aktif | Tombol ditekan atau kabel E-Stop terputus/kendur. | Pastikan area aman, lepas pengunci tombol E-Stop, dan reset pada panel. |
| Sensor Failure | Sinyal sensor (suhu/tekanan) hilang | Kabel sensor putus atau sensor rusak. | Periksa sambungan kabel (wiring) ke sensor atau ganti sensor yang bermasalah. |
Tips "Berdamai" dengan IR SH250
Berdasarkan pengalaman tim Dhevils Mechanic, agar "dukanya" berkurang, ada beberapa trik yang kami lakukan:
Jangan Pelit dengan Oli: Selalu gunakan Ultra Coolant original. Menggunakan oli sembarangan adalah jalan pintas menuju kerusakan airend yang harganya bisa membuat bos Anda pusing tujuh keliling.
Manajemen Filter: Jangan menunggu filter udara hitam pekat. Bersihkan secara rutin setiap minggu jika lingkungan kerja berdebu. Filter udara yang bersih = suhu mesin yang lebih dingin.
Cek Scavenge Line: Ini kecil tapi sering dilupakan. Pastikan lubang kecil pada jalur pengisapan sisa oli (scavenge) tidak mampet.
Penutup
Merawat Ingersoll Rand SH250 mengajarkan kita tentang kedisiplinan. Ya, ada kalanya kita lelah menghadapi alarm yang muncul di waktu yang salah, tapi melihat mesin ini kembali running setelah diperbaiki memberikan kepuasan yang tidak bisa dibayar dengan apa pun. Itu adalah jiwa dari seorang mekanik.
Foto - Foto Terkait Perawatan Ingersollrand SH250