Setelah kita mengatahui proses overhoul di epside sebelumnya alahkan baiknya kita lanjutkan pembahasan ini di episode kelanjutannya yaa.. simak terus tulisan dhevils mechnaic ini.
Tambahan Detail Teknis: Spesifikasi & Prosedur Overhaul Arrow C-225
Untuk memastikan Engine Arrow C-225 kembali ke performa "Zero Hour", berikut adalah detail parameter teknis dan langkah krusial yang kami lakukan selama proses overhaul:
1. Tabel Spesifikasi Teknis (Standard Clearance)
Sebagai mekanik, kita tidak boleh menebak-nebak. Pengukuran harus mengacu pada data manufaktur:
| Komponen | Spesifikasi / Toleransi |
| Bore x Stroke | 7.50" x 8.50" |
| Piston to Liner Clearance | 0.009" - 0.012" |
| Ring End Gap (Top & Intermediate) | 0.030" - 0.050" |
| Main Bearing Clearance | 0.004" - 0.006" |
| Connecting Rod Bearing Clearance | 0.003" - 0.005" |
| Intake Valve Clearance (Cold) | 0.010" |
| Exhaust Valve Clearance (Cold) | 0.012" |
2. Detail Pekerjaan Krusial (Step-by-Step)
A. Pengukuran dan Honing Cylinder Liner
Kami tidak hanya memasang ring baru. Jika liner masih dalam batas toleransi keovalan (< 0.005"), kami melakukan honing (pengasahan) ulang untuk menciptakan pola cross-hatch.
Kenapa penting? Pola silang ini berfungsi menahan lapisan oli agar ring piston tidak bergesekan langsung dengan metal (mencegah scuffing) dan membantu proses seating ring piston yang baru.
B. Pemasangan Heavy Flywheel
Mengingat beratnya flywheel Arrow C-225, kami memeriksa kondisi taper pada crankshaft.
Detail Kerja: Pastikan keyway (lubang pasak) tidak cacat. Baut pengikat flywheel harus ditarik dengan torsi yang tepat untuk mencegah kelonggaran akibat vibrasi torsi dari pumping unit.
C. Lapping Valve (Skur Klep)
Pada bagian Cylinder Head, kami melakukan lapping antara valve dan valve seat.
Uji Kebocoran: Setelah diskur, kami melakukan tes kebocoran menggunakan cairan penetran atau bensin. Jika rembes, maka pembakaran tidak akan maksimal dan mesin akan cepat panas (overheat).
D. Kalibrasi Sistem Pengapian (Altronic Magneto)
Sistem pengapian Arrow sangat mandiri (tanpa baterai). Kami melakukan pembersihan pada point atau pengecekan timing pada unit Altronic.
Standard Timing: Biasanya diatur pada 20° - 24° BTDC (Before Top Dead Center) tergantung pada kualitas gas yang digunakan di lokasi.
3. Daftar Torsi Baut Utama (Torque Specs)
Jangan sampai ada baut yang putus atau kendur. Berikut daftar torsi yang kami terapkan:
Cylinder Head Nuts: 350 - 375 ft-lbs (Dilakukan secara bertahap dengan pola silang).
Connecting Rod Bolts: 110 - 120 ft-lbs.
Main Bearing Bolts: 250 - 275 ft-lbs.
Penutup Tambahan: Catatan dari Meja Bengkel
"Satu hal yang sering dilupakan saat overhaul Arrow adalah sistem Thermosyphon-nya. Pastikan water jacket bersih dari kerak kapur. Tanpa pompa air, pendinginan mesin ini murni mengandalkan perbedaan massa jenis air panas dan dingin. Sedikit sumbatan akan berakibat fatal pada liner baru Anda."
Sobat Mekanik,
Itulah detail teknis dari proyek overhaul Arrow C-225 kami. Ketelitian pada angka-angka di atas adalah pembeda antara mesin yang bertahan 1 tahun dengan mesin yang bertahan 10 tahun.
Apakah ada spesifikasi lain yang ingin Sobat tanyakan? Atau mungkin Sobat butuh bantuan untuk perhitungan konsumsi gas (Fuel Consumption) pada mesin ini? Langsung saja diskusi di bawah!

