Skip to main content

Sejarah Deutzh Dan Merawat Si "Bandel" yang Anti-Air: Panduan Engine Deutz Diesel 3 Cylinder Air-Cooled

  

Sejarah Genset Deutz mungkin ada yang sudah mengetahui dan menebak bahwa awal mula berdirinya merk atau brand tersebut berasal dari Eropa. Merk Deutz didirikan oleh Nicolaus Otto pada tanggal 31 Maret 1864, dengan nama N.A. Otto & Cie. Nicolaus Otto adalah penemu mesin pembakaran. Pada awalnya, Nicolaus Otto dan Eugen Langen bekerja sama mmemproduksi mesin stasioner bukan mesin otomotif, ada seorang ahli teknik mesin otomatif bernama Gottlieb Daimler yang ingin memproduksi mesin otomotif. Dengan kesepakatan pembuatan mesin dengan nama Deutz. Selain memproduksi mesin otomotif juga memproduksi mesin pertanian seperti traktor serta kendaraan komersial seperti mobil truk dan bus.

Pada saat perang dunia ke 2 deutz diminta memproduksi senjata dengan nama Klockner Humboldt Deutz AG (KHD AG) dan pabrik deutz kena bom dan hampir hancur.

Deutz memproduksi mesin diesel dengan pendingin udara dan berkantor pusat di distrik porz cologne sampai tahun 2004. Selain merk Deutz KHD memiliki merk Deutz MWM (Motoren Werke Mannheim). Deutz memproduksi mesin diesel dgn kapasitas sampai 500kw dengan system pendingin udara yang dapat beroperasi 20.000 sampai 30.000 jam. Dan untuk perawatan mesin tersedia suku cadang atau sparepart. Secara singkat sejarah mesin diesel merk Deutz.



Awalnya Deutz didirikan oleh Nicolaus Otto pada tanggal 31 Maret 1864, dengan nama N. A. Otto & Cie. Otto adalah penemu mesin bakar pembakaran empat tak. Pada awalnya, Otto dan temannya, Eugen Langen, hanya tertarik pada produksi mesin stasioner saja, dan bukan mesin otomotif.

Sementara direktur teknik Deutz saat itu, Gottlieb Daimler, juga ingin memproduksi mesin otomotif. Pada pertengahan dekade 1870-an, dikabarkan bahwa Daimler dipindahkan ke pabrik Deutz di Sankt-Peterburg.

Nah pada saat perang dunia ke 2, Deutz diminta untuk memproduksi persenjataan dan juga mesin untuk kendaraan. Kendaraan komersial yang ditenagai mesin buatan Deutz cukup populer pada tahun 1960 hingga 1980, dengan menggunakan merek dagang Magirus Deutz.

Mesin yang dikembangkan oleh Deutz pada masa perang dunia ke 2 yaitu mesin diesel, yang sampai saat ini masih dipertahankan oleh Deutz dan masih diproduksi. Kita akan bahas lebih jauh tentang Deutz di Indonesia, simak aja langsung pembahasannya.
Sejarah Deutz AG

Deutz AG adalah nama yang digunakan oleh Deutz pada saat diminta memproduksi senjata dan juga mesin pada perang dunia ke 2. Deutz bekerja di bawah nama Klöckner Humboldt Deutz AG.
Klöckner-Humboldt-Deutz AG mengambil alih MWM pada tahun 1985, dan kemudian berganti nama menjadi Deutz AG.

Pada tahun 2007 divisi Deutz Power System akhirnya dijual dan Deutz AG pun berfokus pada produksi dan penjualan mesin di bawah merek Deutz saja. Setelah itu pada tanggal 1 Oktober 2008, muncul perusahaan bekas divisi Deutz Power Systems yaitu MWM (Motoren Werke Mannheim AG).
Perkembangan Deutz Di Indonesia

Deutz A.G atau Deutz adalah perusahaan mesin diesel yang sudah tidak asing lagi ditelinga kita, apalagi buat kamu yang suka banget sama mesin buatan Jerman.

Ya Deutz sudah sejak lama mengirimkan unit-unit dieselnya ke Indonesia sejak jaman Belanda masih berkuasa, kali ini kita akan membahas salah satu jenis Lokomotif buatan Deutz yaitu Deutz “AJAX”.
Lokomotif ini adalah bukti sejarah bahwa Deutz sudah dari dulu mengirimkan barangnya ke Indonesia, tapi ya tentu saja tidak seperti sekarang, dulu di Indonesia belum ada perusahaan yang memiliki lisensi dari brand Deutz.
Lokomotif Ajax – Produk Deutz Yang Pertama Masuk Indonesia

Lokomotif Ajax ini terakhir beroperasi sekitar tahun 1970 an sekarang masih bisa kita jumpai di museum gula PG Gondang Winangoen, Yogyakarta.

Lokomotif yang memiliki susunan roda (AAR) B atau 0-4-0 ini mempergunakan mesin diesel 2 Silinder In-Line berpendingin air dan udara, kekuatan output mesin sebesar 50 Hp dan sistem transmisinya mempergunakan sistem mekanis (gearbox) seperti mobil/truk. Yang bikin tambah unik lagi adalah sistem pengeremannya menggunakan air brake atau sistem rem udara.

Bersumber dari arsip unit Deutz A G, Lokomotif ini dibuat tahun 1927 oleh Deutz A.G Cologne (Germany) kemudian dikirimkan ke Indonesia/Hindia belanda pada tanggal 6 Oktober 1928, kira kira mulai operasional efektif tahun 1929. Kurang lebih umur lokomotif ini sudah 89 tahun.
Mesin Deutz

Deutz memproduksi mesin dengan keluaran tenaga mulai 4 hingga 500 kW, dengan berbagai jenis sistem pendinginan, diantaranya udara, minyak, ataupun air, dan dijamin dapat beroperasi sekitar 20.000 hingga 30.000 jam.

Suku cadang untuk perawatan tersedia di seluruh dunia. Di Amerika Serikat dan Kanada, sebuah jaringan distributor didirikan beberapa tahun lalu untuk menyediakan suku cadang dan perawatan di Amerika Utara.

Di Indonesia sendiri pun sudah ada jaringan distributor dari brand Deutz jadi tidak perlu khawatir jika ingin mencari suku cadang untuk proses perawatan di Indonesia.

Mesin Deutz dengan sistem pendingin udara dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan, karena tidak dapat membeku atau mendidih selama operasi normal. Mesin-mesin inilah yang kemudian dikembangkan oleh deutz menjadi produk yang sampai saat ini masih laris di pasaran, yaitu genset.
Jenis-jenis Genset Deutz

Kini Deutz telah melebarkan jenis produknya. Genset menjadi salah satu produk andalan yang ditawarkan oleh Deutz. Di Indonesia saja sudah berapa banyak industri atau perorangan yang membeli genset dengan merek Deutz.

Nah kali ini kita akan bahas sedikit tentang beberapa jenis dari genset Deutz yang sering menjadi pilihan banyak orang. Langsung simak aja penjelasannya berikut ini!
Genset Deutz Open

Genset Deutz open type adalah tipe salah satu tipe genset Deutz yang terbuka, nah jenis genset ini sangat cocok untuk digunakan di ruangan terbuka atau proyek. Genset Deutz ini sangat cocok juga untuk kebutuhan pabrik.

Genset Deutz merupakan salah satu genset yang bandel dengan kualitas terjamin. Genset Deutz sudah banyak digunakan secara heavy-duty di industri seperti perkebunan dan pertambangan.
Genset Deutz Silent

Genset Deutz silent type adalah tipe genset Deutz yang memiliki kanopi peredam suara, sehingga menghasilkan suara yang halus. Walaupun kapasitas daya dari genset Deutz relatif besar, dengan silent type ini suara yang dihasilkan tidak akan berisik dan mengganggu.
Kelebihan Genset Deutz

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, genset Deutz memiliki kelebihan yang disebut dengan continuous power. Nah, selain continuous power ini genset Deutz memiliki kelebihan lain. Yuk langsung saja simak informasinya.

Daya tahan genset Deutz bisa dibilang salah satu yang terbaik diantara kompetitornya. Genset Deutz memiliki pilihan daya yang besar dan juga ketahanan yang cukup lama. Mesin yang dibuat oleh Deutz untuk genset sudah sangat terjamin kualitasnya.
Kesimpulan

Gimana pembahasan tentang sejarah Deutz di Indonesia, ya memang sedikit agak berat sih tapi seru kan? Banyak informasi baru yang mungkin baru kamu tau. Semoga informasi tadi bisa menambah wawasan kamu yaa.

Ya itulah dia pembahasan sedikit tentang sejarah Deutz di Indonesia. Setelah kamu udah tau informasi tentang sejarah Deutz, yuk kita masuk ke perawatan unit engine deuzth 3 cylkinder di tempat dhevils mechanic bekerja

Jika kita bicara soal mesin diesel yang tahan banting di medan berat—mulai dari tambang, konstruksi, hingga generator di lokasi terpencil—nama Deutz Air-Cooled pasti muncul di urutan teratas.

Uniknya, mesin 3 silinder ini tidak pakai radiator, tidak pakai coolant, dan tidak kenal istilah "kebocoran air". Tapi, jangan salah sangka! Justru karena menggunakan pendingin udara (Air-Cooled), perawatan mesin ini punya seni tersendiri. Yuk, kita bedah rahasianya agar Deutz Sobat tetap long-life!


Filosofi Pendingin Udara: Udara adalah Segalanya

Mesin Deutz tipe ini mengandalkan kipas (fan) besar yang digerakkan oleh v-belt untuk meniupkan udara ke sela-sela silinder. Jika aliran udara ini terhambat sedikit saja, mesin akan mengalami overheat dalam hitungan menit.

Pekerjaan Utama: Kebersihan Fin (Sirip)

Karena tidak ada air, panas mesin dibuang melalui sirip-sirip (cooling fins) pada blok dan kepala silinder.

  • Dukanya: Jika mesin bekerja di lokasi berdebu atau berminyak, debu akan menempel di sirip dan berubah jadi "selimut" panas.

  • Tindakan: Semprot sirip silinder secara rutin menggunakan udara bertekanan atau air (saat mesin dingin!) agar pertukaran panas tetap sempurna.

Checklist Perawatan Rutin (3 Cylinder Series)

KomponenIntervalTindakan Mekanik
V-Belt FanHarianPastikan belt tidak kendur atau retak. Jika belt putus, pendinginan berhenti total!
Oli Mesin250 - 500 JamGunakan oli berkualitas (SAE 15W-40). Oli pada mesin air-cooled bekerja lebih keras sebagai pendingin internal.
Air FilterMingguanBersihkan elemen filter. Mesin diesel sangat sensitif terhadap pasokan udara yang mampet.
Fuel Filter500 JamGanti filter solar untuk menjaga presisi pompa injeksi Bosch khas Deutz.
Valve Clearance1.000 JamSetel celah klep (In: 0.15mm, Ex: 0.15mm — cek spek di nameplate).

Penyakit Umum & Troubleshooting

A. Overheating (Suhu Tinggi)

Jika jarum temperatur naik ke zona merah:

  • Cek pertama: Apakah V-belt fan putus atau slip?

  • Cek kedua: Apakah saluran udara (air ducting) tertutup benda asing atau penuh tumpukan kotoran?

  • Cek ketiga: Apakah oli mesin kurang? Ingat, oli adalah pendingin kedua setelah udara.

B. Mesin Berasap Hitam

Biasanya terjadi karena Air Filter yang sangat kotor sehingga rasio udara dan bahan bakar tidak seimbang, atau injektor yang mulai "kencing" (tidak mengabut).

C. Suara Mesin Terlalu Kasar

Deutz memang dikenal bising (karena tidak ada jaket air penahan suara), tapi jika suaranya berubah menjadi dentuman logam, segera cek celah klep atau kondisi rocker arm.



Tips Pro: Rahasia Awet Engine Deutz

Sobat Mekanik, satu rahasia agar Deutz 3 silinder Anda awet puluhan tahun adalah: "Jangan biarkan ada rembesan oli di blok mesin." Kenapa? Karena oli yang merembes akan menangkap debu, debu akan menutup sirip pendingin, dan terjadilah panas berlebih secara perlahan (silent killer). Jaga mesin selalu kering dan bersih!


KomponenTahap 1Tahap 2Tahap 3Sudut Putar Final (Angle)
Cylinder Head Bolts30 Nm60 Nm90 Nm+ 45° (Tahap Akhir)
Connecting Rod (Big End)30 Nm60 Nm-+ 60°
Main Bearing Bolts50 Nm100 Nm150 Nm-
Flywheel Bolts30 Nm60 Nm-+ 90°
Rocker Arm Bracket25 Nm---
Fuel Injector Nut20 Nm---

Detail Pekerjaan Penting (Mekanik Note):

1. Urutan Pengencangan Cylinder Head

Karena Deutz 3 silinder memiliki kepala silinder yang terpisah-pisah, sangat penting untuk memasang Air Ducting/Manifold (pipa intake dan exhaust) secara longgar terlebih dahulu sebelum baut head ditarik ke torsi final.

Kenapa? Agar posisi kepala silinder sejajar (aligned). Jika Anda mengencangkan satu per satu sampai mati tanpa memasang manifold, pipa intake/exhaust mungkin tidak akan pas (miring).

2. Penggunaan Sudut (Angle Torque)

Banyak mekanik sering mengabaikan putaran sudut (derajat). Untuk baut head dan con-rod, setelah mencapai nilai Nm tertentu, Anda wajib memutarnya lagi sesuai derajat yang ditentukan (misal +45°). Ini memastikan baut mencapai tegangan (tension) yang merata sesuai spesifikasi pabrik.

3. Celah Klep (Valve Clearance)

Lakukan penyetelan dalam kondisi mesin dingin:

  • Intake: $0.15 \text{ mm}$

  • Exhaust: $0.15 \text{ mm}$

    (Beberapa varian meminta 0.20 mm, selalu cek stiker pada penutup klep/rocker cover).

4. Washer Injektor

Setiap kali bongkar injektor, wajib ganti ring tembaga (copper washer) di bawahnya. Karena mesin ini pendingin udara, suhu di sekitar injektor sangat tinggi. Ring lama yang sudah keras akan memicu kebocoran kompresi yang bisa merusak head.


Saran untuk temen - temen Dhevils mechanic:

Tambahkan kalimat ini di akhir: "Gunakan kunci torsi (torque wrench) yang sudah terkalibrasi. Di dunia Deutz, perasaan tangan tidak lebih akurat dari angka spesifikasi!"


Kesimpulan Merawat Deutz Diesel Air-Cooled itu mudah asalkan kita peduli pada hal-hal detail seperti kebersihan sirip dan kondisi fan belt. Mesin ini diciptakan untuk kerja keras, jadi pastikan ia bisa "bernapas" dengan lega.

Punya pengalaman unik atau tantangan saat memperbaiki mesin Deutz? Atau butuh data torsi baut head-nya? Tulis di kolom komentar, mari kita diskusi bareng Dhevils Mechanic!


Salam Putaran Stabil, Tim Dhevils Mechanic

Postingan Populer

Kunci Inch dengan Kunci mm Dalam Dunia Mechanic

  Jika kita bekerja sebagai mechanic, toolkit adalah senjata kita dalam menyeleseikan suatu pekerjaan. karena dengan kelengkapan toolkit menurut saya 45% pekerjaan / troubleshoot dapat terpecahkan. Dan sebagai mekanik kita kadang menemukan ukuran bolt / nut yang berbeda - beda, ada ukuran dalam inchi, ada pula yang dalam ukuran mili meter. Seandainya kita paksakan mengunakan ukuran kunci tertentu, jutru tidak akan menyeleseikan masalah, tetapi malah menambah pekerjaan lainnya karena bolt atau nut yang kan kita kendorin akan slek atau rusak sehingga semakin sulit unitiuk kita lepaskan. atau bakan kunci yang kita gunakan akan rusak, dan hal ini elain menyusahkan waktu kita kerja juga akan menyusahkan di lain hari karena kita harus membeli kunci baru yang tidak murah harganya. Baca juga : Kehidupan di Offshore Platform  Fungsi Air Dryer Pada Air Compressor Korelasi Komposisi Gas dengan Air Fuel Ratio Perbedaan Prosedure Pembelian Gas Engine Dan Diesel Engine ...

Teory Pompa Kerja Pararel dan Pompa Kerja Seri

Pompa dapat kita pasang atau operasikan pararel atau seri, jika kita ingin menaikan qapasitas, pompa akan kita operasikan Pararel, dengan syarat Head pompa sama. Sedangkan jika kita ingin meanikan Head/ tekanan discharger pompa, kita dapat mengoperasikannya secara seri dan syartnya pompa ke 2 harus lebih rendah qapasitasnya, sebab jika sama maka akan ada kapitasi. Pompa pertama kita sebut pompa pengirim atau pompa utama, sementara pompa ke 2 kita sebut sebagi pompa Booster atau pompa peningkat tekanan. Dalam mendesain (pararel/series) pompa, jumlah 2 atau lebih pompa sentrifugal disebut dengan multiple centrifugal pump. Dalam mendesain multiple centrifugal pump ini utamanya adalah ketika melakukan instalasi,  sangatlah penting untuk memperhatikan hubungan antara kurva pompa (pump curve) dan kurva sistem perpipaan. (piping system curve). Efek dari menambahkan 2 buah pompa yang identik dalam rangkaian paralel dapat di lihat pada gambar grafik di bawah ini. Baca ...

Cara Leak Test (test kebocoran) dan Hydrotest pada Valve dan Bejana Tekan

Leak Test : Biasanya ini dilakukan pada reinforcing pad of opening, menggunakan udara. Kadang-kadang di-counter check dengan bubble soap. Sehingga sering disebut juga bubble test. Diaplikasikan pada semua peralatan yang mempunyai pads pada bagian pressure (PV, HE, Tank, dll). Bisa juga leak test dilakukan tanpa sabun. Material diinjeksi dengan udara bertekanan dan direndam dalam tanki air untuk beberapa waktu (digunakan dalam pengetesan fuel tank untuk forklift). Ini lebih efektif dibandingkan dengan sabun. Test ini juga dilakukan untuk pengecekan kebocaran pada blinded flange, flange joint (shell side to tube side joint), channel cover installation, dsb. Secara internal, diberi tekanan menggunakan udara – alternatif lain bisa menggunakan nitrogen (N 2 ). Pada tangki ada juga istilah leak test untuk roof dan bottom installation. Alatnya disebut Vacuum Box. Leak test tidak sama persis dengan pneumatic test. Pneumatic test itu bisa digunakan sebagai pengganti hydrotes...