Pemeliharaan Pompa Reciprocating
Hallo teman - teman dhevils mechanic, gimana kabar kalian? kali ini dhevils ingin membahas dunia pompa reciprocating dan kali ini dhevils copy paste dari KKW lama dhevils terkait pompa reciprocating
Umumnya pemeliharaan yang diterapkan pada pompa reciprocating adalah perawatan monitorimg yang dilakukan rutin tiap harinya. Diantaranya:
- Pompa harus diperiksa secara teratur pada bagian yang bergerak dan memerlukan pelumasan.
- Periksa keadaan minyak pelumas, isinya maupun kondisinya.sewaktu pompa sedang beroperasi, periksa apakah aliran pelumasnya cukup lancar dan pastikan bahwa semua bagian yang bergerak mendapat pelumasan semestinya.
- Periksa kebocoran cairan yang dipompakan yang akan keluar dari packing-packing.
- Periksa bearing, barangkali menunjukan panas yang melebihi kebiasaan.
- Dengarkan kalau ada bunyi yang berlainan keluar dari rumah-rumah gear atau rumah-rumah valve. Begitu juga bunyi irama pompa yang disebabkan oleh penekanan piston.
- Packing yang sudah mulai kendor supaya diikat lebih kuat atau gantilah dengan yang baru, bila keadaanya sudah jelek.
- Bersihkan filter pada line suction
- Kencangkan semua mur dan baut sesuai torsi yang diizinkan.
- Untuk yang menggunakan lubricator, pastikan bahwa lubricator bekerja dengan baik ketika pompa beroperasi.
- Kalau pompa digerakan dengan belt, perhatikan kalau ada belt yang tidak sama ketegangannya.
Perawatan Berkala
- Ganti pelumas tiap jam yang ditentukan oleh manual book
Pelumasan
Terhadap benda-benda pada pompa yang dan tidak dapat berhubungan langsung dengan cairan yang dipompakan ataupun cairan yang dipompakan, maka kepada benda-benda ini harus diberi pelumasan. Ada beberapa macam contoh pelumasan, diantaranya:
- pelumasan menggunakan Grease Cup. Grease dimasukan kedalam mangkok yang ditutup rapat.
gambar 3.1 Grease Cup
- Selain digunakan grease juga digunakan minyak pelumas yang dimasukkan kedalam tabung logam atau gelas. Cara kerja pelumas ini dengan menetes disebut juga dengan Drip Oil.
Gambar 3.2 Drip Oil
- Untuk melumasi bearing, gear dan crankshaft dipergunakan cara splash. Minyak pelumas ditaruh didalam rumah-rumah gear. Sewaktu gear yang terendam dalam minyak pelumas dan crankshaft berputar, minyak pelumas dipercikkan dan disebarkan keseluruh arah, dengan demikian dapat melumasi benda-benda disekitarnya.
gambar 3.3 Splash System
- Untuk tempat-tempat yang sulit diterapkan cara seperti tersebut diatas dan memerlukan pelumasan yang teratur dan banyak, maka dipergunakan cara forced lubrication. Cara ini menggunakan pompa gear untuk memompakan pelumas yang tersimpan dalam rumah-rumah gear.
Gambar 3.4 Forced Lubrication
- Forced feed lubrication adalah cara pelumasan yang lebih baru. Keuntungan cara ini ialah pelumasan akan berjalan jika pompa bekerja. Minyak pelumasnya tersimpan ditempat diluar pompa.
Gambar 3.5 Forced Feed Lubrication