Skip to main content

Troubleshot Genset Waukesha

 

Halo teman - teman dhevils mechanic semuanya.. ketemu lagi dengan tulisan dhevils mechanic yaa.. yang pasti tak jauh - jauh membahss dunia mechanic di oil and gas industry entah itu terkait troubleshot 

Genset Waukesha adalah salah satu jenis genset yang populer digunakan di berbagai industri, termasuk pertambangan, konstruksi, dan manufaktur. Namun, seperti halnya mesin lainnya, genset Waukesha juga dapat mengalami masalah. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa masalah umum yang mungkin terjadi pada genset Waukesha dan cara troubleshooting-nya.

Masalah 1: Genset tidak dapat start

- Periksa bahan bakar: Pastikan bahan bakar cukup dan tidak terkontaminasi.

- Periksa baterai: Pastikan baterai dalam kondisi baik dan terisi penuh.

- Periksa starter: Pastikan starter dalam kondisi baik dan berfungsi dengan benar.

Masalah 2: Genset tidak dapat menghasilkan listrik

- Periksa kabel listrik: Pastikan kabel listrik tidak rusak atau longgar.

- Periksa generator: Pastikan generator dalam kondisi baik dan berfungsi dengan benar.

- Periksa regulator: Pastikan regulator dalam kondisi baik dan berfungsi dengan benar.

Masalah 3: Genset mengeluarkan asap hitam

- Periksa bahan bakar: Pastikan bahan bakar tidak terkontaminasi.

- Periksa filter udara: Pastikan filter udara dalam kondisi baik dan tidak kotor.

- Periksa injektor: Pastikan injektor dalam kondisi baik dan berfungsi dengan benar.

Masalah 4: Genset mengeluarkan suara aneh

- Periksa bearing: Pastikan bearing dalam kondisi baik dan tidak rusak.

- Periksa piston: Pastikan piston dalam kondisi baik dan tidak rusak.

- Periksa crankshaft: Pastikan crankshaft dalam kondisi baik dan tidak rusak.

Kesimpulan

Troubleshooting genset Waukesha memerlukan pengetahuan dan pengalaman yang cukup. Jika Anda tidak yakin dengan cara troubleshooting, sebaiknya menghubungi teknisi yang berpengalaman. Dengan melakukan troubleshooting yang tepat, Anda dapat menghemat waktu dan biaya perbaikan genset Waukesha.

Postingan Populer

Kunci Inch dengan Kunci mm Dalam Dunia Mechanic

  Jika kita bekerja sebagai mechanic, toolkit adalah senjata kita dalam menyeleseikan suatu pekerjaan. karena dengan kelengkapan toolkit menurut saya 45% pekerjaan / troubleshoot dapat terpecahkan. Dan sebagai mekanik kita kadang menemukan ukuran bolt / nut yang berbeda - beda, ada ukuran dalam inchi, ada pula yang dalam ukuran mili meter. Seandainya kita paksakan mengunakan ukuran kunci tertentu, jutru tidak akan menyeleseikan masalah, tetapi malah menambah pekerjaan lainnya karena bolt atau nut yang kan kita kendorin akan slek atau rusak sehingga semakin sulit unitiuk kita lepaskan. atau bakan kunci yang kita gunakan akan rusak, dan hal ini elain menyusahkan waktu kita kerja juga akan menyusahkan di lain hari karena kita harus membeli kunci baru yang tidak murah harganya. Baca juga : Kehidupan di Offshore Platform  Fungsi Air Dryer Pada Air Compressor Korelasi Komposisi Gas dengan Air Fuel Ratio Perbedaan Prosedure Pembelian Gas Engine Dan Diesel Engine ...

Teory Pompa Kerja Pararel dan Pompa Kerja Seri

Pompa dapat kita pasang atau operasikan pararel atau seri, jika kita ingin menaikan qapasitas, pompa akan kita operasikan Pararel, dengan syarat Head pompa sama. Sedangkan jika kita ingin meanikan Head/ tekanan discharger pompa, kita dapat mengoperasikannya secara seri dan syartnya pompa ke 2 harus lebih rendah qapasitasnya, sebab jika sama maka akan ada kapitasi. Pompa pertama kita sebut pompa pengirim atau pompa utama, sementara pompa ke 2 kita sebut sebagi pompa Booster atau pompa peningkat tekanan. Dalam mendesain (pararel/series) pompa, jumlah 2 atau lebih pompa sentrifugal disebut dengan multiple centrifugal pump. Dalam mendesain multiple centrifugal pump ini utamanya adalah ketika melakukan instalasi,  sangatlah penting untuk memperhatikan hubungan antara kurva pompa (pump curve) dan kurva sistem perpipaan. (piping system curve). Efek dari menambahkan 2 buah pompa yang identik dalam rangkaian paralel dapat di lihat pada gambar grafik di bawah ini. Baca ...

Cara Leak Test (test kebocoran) dan Hydrotest pada Valve dan Bejana Tekan

Leak Test : Biasanya ini dilakukan pada reinforcing pad of opening, menggunakan udara. Kadang-kadang di-counter check dengan bubble soap. Sehingga sering disebut juga bubble test. Diaplikasikan pada semua peralatan yang mempunyai pads pada bagian pressure (PV, HE, Tank, dll). Bisa juga leak test dilakukan tanpa sabun. Material diinjeksi dengan udara bertekanan dan direndam dalam tanki air untuk beberapa waktu (digunakan dalam pengetesan fuel tank untuk forklift). Ini lebih efektif dibandingkan dengan sabun. Test ini juga dilakukan untuk pengecekan kebocaran pada blinded flange, flange joint (shell side to tube side joint), channel cover installation, dsb. Secara internal, diberi tekanan menggunakan udara – alternatif lain bisa menggunakan nitrogen (N 2 ). Pada tangki ada juga istilah leak test untuk roof dan bottom installation. Alatnya disebut Vacuum Box. Leak test tidak sama persis dengan pneumatic test. Pneumatic test itu bisa digunakan sebagai pengganti hydrotes...