Skip to main content

Diary Dhevils Mechanic: Menjemput Rezeki di Cakrawala Laut Jawa (X-Ray Platform)

 

Bekerja sebagai mekanik lepas pantai (offshore mechanic) bukan sekadar profesi, melainkan sebuah gaya hidup yang menuntut mental baja dan presisi tinggi. Bagi seorang Dhevils Mechanic, petualangan dimulai jauh sebelum kunci inggris menyentuh baut.

Perjalanan: Dari Pelabuhan Cirebon Menuju X-Ray

Pukul 05.00 WIB, Pelabuhan Cirebon masih berselimut kabut tipis. Setelah berpamitan dengan keluarga—momen yang selalu terasa berat namun penuh doa—perjalanan dimulai.

  1. Check-in & Safety Briefing: Di terminal keberangkatan, kami menjalani pemeriksaan kesehatan singkat dan Pre-Departure Briefing. Semua APD (Alat Pelindung Diri) dipastikan lengkap.

  2. Crew Change Boat: Kami menaiki Crew Boat (seperti jenis Fast Utility Vessel). Perjalanan menuju Anjungan X-Ray di utara Laut Jawa memakan waktu sekitar 3 hingga 5 jam tergantung kondisi gelombang.

  3. Transfer ke Anjungan: Begitu mendekati platform, kami melakukan transfer menggunakan Billy Pugh (jaring penumpang) yang diangkat oleh pedestal crane anjungan. Di sinilah adrenalin pertama dipacu; tergantung di ketinggian dengan deburan ombak di bawah kaki.


Ritme Kehidupan: 2 Minggu On, 2 Minggu Off

Sistem rotasi 2-2 (14 hari kerja, 14 hari libur) menciptakan pola hidup yang kontras:

  • On-Duty (12 Jam Kerja): Di offshore, hari-hari terasa sangat cepat. Bangun pukul 05.30, sarapan di galley, lalu Toolbox Meeting pukul 07.00 sebelum terjun ke lapangan. Tidak ada hari Minggu; setiap hari adalah hari kerja. Hiburan utama hanyalah video call dengan anak-istri di malam hari jika sinyal bersahabat.

  • Off-Duty (Rumah): Waktu ini adalah "balas dendam" untuk keluarga. Menjadi ayah sepenuhnya, mengantar anak sekolah, dan melupakan sejenak suara bising mesin turbin. Namun, jiwa mekanik tetap melekat—biasanya di rumah pun tangan tetap kotor karena memperbaiki motor atau pompa air yang rusak.


Detail Pekerjaan Dhevils Mechanic di Anjungan X-Ray

Tugas utama kami adalah memastikan Reliability dan Availability alat produksi. Berikut adalah cakupan teknis utamanya:

1. Perawatan Pedestal Crane (Nadi Logistik)

Crane adalah satu-satunya alat untuk memindahkan barang dari kapal ke platform. Kegagalan crane berarti logistik (makanan dan sparepart) terhenti.

  • Inspeksi Wire Rope: Mengecek tanda-tanda korosi, kink, atau kawat putus. Melakukan pelumasan (greasing) secara berkala.

  • Sistem Hidrolik: Memeriksa tekanan pompa hidrolik, kebocoran pada hose, dan kebersihan filter oli.

  • Slew Bearing: Melakukan greasing pada gigi putar dan pengecekan kekencangan baut mounting.

  • Safety Device: Kalibrasi Limit Switch dan Load Moment Indicator (LMI) untuk mencegah overload.

2. Perawatan Gas Turbine Generator (Jantung Listrik)

Turbin (seperti Solar Saturn atau Centaur) adalah sumber tenaga utama anjungan.

  • Enclosure Inspection: Mengecek kebocoran bahan bakar gas, oli pelumas, dan sistem pemadam api (CO2 system).

  • Lube Oil System: Mengambil sampel oli untuk analisis laboratorium dan mengganti filter oli ($24$ jam operasional).

  • Air Intake Filter: Membersihkan atau mengganti filter udara dari sisa garam laut yang bisa menyebabkan korosi pada compressor blade.

  • Borescope Inspection: Melakukan inspeksi visual ke bagian dalam ruang bakar (combustor) untuk melihat jika ada keretakan atau deposit karbon.

3. Perbaikan & Perawatan Pompa Transfer Minyak

Pompa ini bertugas mengirim minyak mentah dari separator menuju storage atau pipa penyalur utama.

  • Alignment Check: Memastikan posisi poros motor dan pompa sejajar sempurna menggunakan dial indicator atau laser alignment untuk mencegah getaran.

  • Mechanical Seal: Area paling krusial. Mengecek kebocoran pada wajah seal dan memastikan sistem flushing (API Plan) bekerja dengan baik.

  • Bearing Maintenance: Pengecekan suhu bearing dan penggantian grease secara rutin. Jika terdengar suara high-pitched, maka bearing harus segera diganti (overhaul).

  • Vibration Monitoring: Mengukur level getaran secara rutin sebagai bagian dari Predictive Maintenance.


Filosofi Dhevils Mechanic

Menjadi mekanik di tengah laut bukan sekadar soal keahlian memutar kunci pas. Ini soal tanggung jawab. Jika generator mati, seluruh platform gelap gulita. Jika pompa transfer rusak, produksi berhenti dan negara merugi.

Kami bekerja di antara deru mesin dan asinnya angin laut, memastikan setiap tetes minyak mengalir lancar demi kemandirian energi bangsa. Saat rotasi berakhir dan kapal jemputan datang, ada kepuasan tersendiri melihat lampu anjungan X-Ray tetap menyala terang di tengah kegelapan Laut Jawa.


Salam Hormat, Salam Kuku Hitam dari Dhevils Mechanic.


Postingan Populer

Kunci Inch dengan Kunci mm Dalam Dunia Mechanic

  Jika kita bekerja sebagai mechanic, toolkit adalah senjata kita dalam menyeleseikan suatu pekerjaan. karena dengan kelengkapan toolkit menurut saya 45% pekerjaan / troubleshoot dapat terpecahkan. Dan sebagai mekanik kita kadang menemukan ukuran bolt / nut yang berbeda - beda, ada ukuran dalam inchi, ada pula yang dalam ukuran mili meter. Seandainya kita paksakan mengunakan ukuran kunci tertentu, jutru tidak akan menyeleseikan masalah, tetapi malah menambah pekerjaan lainnya karena bolt atau nut yang kan kita kendorin akan slek atau rusak sehingga semakin sulit unitiuk kita lepaskan. atau bakan kunci yang kita gunakan akan rusak, dan hal ini elain menyusahkan waktu kita kerja juga akan menyusahkan di lain hari karena kita harus membeli kunci baru yang tidak murah harganya. Baca juga : Kehidupan di Offshore Platform  Fungsi Air Dryer Pada Air Compressor Korelasi Komposisi Gas dengan Air Fuel Ratio Perbedaan Prosedure Pembelian Gas Engine Dan Diesel Engine ...

Teory Pompa Kerja Pararel dan Pompa Kerja Seri

Pompa dapat kita pasang atau operasikan pararel atau seri, jika kita ingin menaikan qapasitas, pompa akan kita operasikan Pararel, dengan syarat Head pompa sama. Sedangkan jika kita ingin meanikan Head/ tekanan discharger pompa, kita dapat mengoperasikannya secara seri dan syartnya pompa ke 2 harus lebih rendah qapasitasnya, sebab jika sama maka akan ada kapitasi. Pompa pertama kita sebut pompa pengirim atau pompa utama, sementara pompa ke 2 kita sebut sebagi pompa Booster atau pompa peningkat tekanan. Dalam mendesain (pararel/series) pompa, jumlah 2 atau lebih pompa sentrifugal disebut dengan multiple centrifugal pump. Dalam mendesain multiple centrifugal pump ini utamanya adalah ketika melakukan instalasi,  sangatlah penting untuk memperhatikan hubungan antara kurva pompa (pump curve) dan kurva sistem perpipaan. (piping system curve). Efek dari menambahkan 2 buah pompa yang identik dalam rangkaian paralel dapat di lihat pada gambar grafik di bawah ini. Baca ...

Cara Leak Test (test kebocoran) dan Hydrotest pada Valve dan Bejana Tekan

Leak Test : Biasanya ini dilakukan pada reinforcing pad of opening, menggunakan udara. Kadang-kadang di-counter check dengan bubble soap. Sehingga sering disebut juga bubble test. Diaplikasikan pada semua peralatan yang mempunyai pads pada bagian pressure (PV, HE, Tank, dll). Bisa juga leak test dilakukan tanpa sabun. Material diinjeksi dengan udara bertekanan dan direndam dalam tanki air untuk beberapa waktu (digunakan dalam pengetesan fuel tank untuk forklift). Ini lebih efektif dibandingkan dengan sabun. Test ini juga dilakukan untuk pengecekan kebocaran pada blinded flange, flange joint (shell side to tube side joint), channel cover installation, dsb. Secara internal, diberi tekanan menggunakan udara – alternatif lain bisa menggunakan nitrogen (N 2 ). Pada tangki ada juga istilah leak test untuk roof dan bottom installation. Alatnya disebut Vacuum Box. Leak test tidak sama persis dengan pneumatic test. Pneumatic test itu bisa digunakan sebagai pengganti hydrotes...