Skip to main content

Troubleshot Air Compressor Ingersollrand Alarm 2ATT

Hallo teman - teman ketemu lagi dengan dhevils mechanic, dan yang pasti kalian diajak membahas dunia mechanic oil and gas, terkait troubleshot, specj unit, bahkan ide - ide yang dapat mempermudah menyeleseikan pekerjaan dilapangan. dan kali ini yuk kita membahas air compressor ingersollrand dengan model screw air compressor. dan lebih spesifik lagi air compressor ini trip karena alarm 2ATT. Nah seperti apa pembahasannya? ikuti terus yuk tulisan dhevils mechanic kali ini.

Sebelum membahas lebih jauh terkait alarm 2ATT yang menyebabkan trip ini, sebaiknya kita mengetahui dulu cara kerja atau prinsip kerja dari screw air compresor ingersollrand ini. Screw Air compressor ini bermodel SH250 dimana  digerakan oleh power electric motor 250KW, dengan pressure output 150psi dengan qapasitas 750nm3/j.

Screw air compressor ini terdiri dari 2 tingkat yaitu stage 1 yang disebut dengan LP element 1st  stage dan stage 2 yang sering disebut HP element 2nd stage.
Untuk sensor 2 yang ada pada air compressor  merk Ingersollrand dengan model SH250 ini selain pressure juga ada temperature karena kedua element ini sangat berhunungan sekali.   Dan sensor - sensor tersbut selain dipasang di stage 2 juga di pasang pada stack 1 karena abnormal dari settingan para meter yang ada akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah pada equipment.
Sebelum membahas lebih jauh yuk kita pahami dari proses air compressor merk ongersollrand dengan model SH250 imi, 

Udara dari lingkungan sekitar dihisap masuk melalui intake air filter, kemudian di kompresikan oelh screw stage  1 (

Untuk alarm 2 ATT adalah temperature sensor yang dipasang setelah stage 1 atau LP element sebelum masuk intercooler 


Setelah observasi setiap circle nya anatara posisi pumping dan unpumping 3 jam dinyatakan aman, maka team mechanic dapat meninggalkan tempat untuk selanjutnya dimonitor oleh bagian DCS untuk kenaikan dan penurunan parameter dari kompresaor dan setiap jam oleh site operator 

 Terima kasih sudah mampir di blognya dhevils mechanic, semoga dapat menambah wawasan kita terkait dunia mechanic oil and gas, dengan berbagai problem dan penyeleseiannya. Kalian juga dapat mengunjungi channel youtubenya dhevils mechanic  hanya di : 

https://youtube.com/c/DwiHardi

Dan kalian juga dapat bergabung dengan group facebook yang bersama komunitas mechanic oil and gas hanya di :

Mechanic Oil and Gas Industry

Karena kami bangga dan bahagiyah dapat berbagi pengalaman kerja kami.

Postingan Populer

Kunci Inch dengan Kunci mm Dalam Dunia Mechanic

  Jika kita bekerja sebagai mechanic, toolkit adalah senjata kita dalam menyeleseikan suatu pekerjaan. karena dengan kelengkapan toolkit menurut saya 45% pekerjaan / troubleshoot dapat terpecahkan. Dan sebagai mekanik kita kadang menemukan ukuran bolt / nut yang berbeda - beda, ada ukuran dalam inchi, ada pula yang dalam ukuran mili meter. Seandainya kita paksakan mengunakan ukuran kunci tertentu, jutru tidak akan menyeleseikan masalah, tetapi malah menambah pekerjaan lainnya karena bolt atau nut yang kan kita kendorin akan slek atau rusak sehingga semakin sulit unitiuk kita lepaskan. atau bakan kunci yang kita gunakan akan rusak, dan hal ini elain menyusahkan waktu kita kerja juga akan menyusahkan di lain hari karena kita harus membeli kunci baru yang tidak murah harganya. Baca juga : Kehidupan di Offshore Platform  Fungsi Air Dryer Pada Air Compressor Korelasi Komposisi Gas dengan Air Fuel Ratio Perbedaan Prosedure Pembelian Gas Engine Dan Diesel Engine ...

Teory Pompa Kerja Pararel dan Pompa Kerja Seri

Pompa dapat kita pasang atau operasikan pararel atau seri, jika kita ingin menaikan qapasitas, pompa akan kita operasikan Pararel, dengan syarat Head pompa sama. Sedangkan jika kita ingin meanikan Head/ tekanan discharger pompa, kita dapat mengoperasikannya secara seri dan syartnya pompa ke 2 harus lebih rendah qapasitasnya, sebab jika sama maka akan ada kapitasi. Pompa pertama kita sebut pompa pengirim atau pompa utama, sementara pompa ke 2 kita sebut sebagi pompa Booster atau pompa peningkat tekanan. Dalam mendesain (pararel/series) pompa, jumlah 2 atau lebih pompa sentrifugal disebut dengan multiple centrifugal pump. Dalam mendesain multiple centrifugal pump ini utamanya adalah ketika melakukan instalasi,  sangatlah penting untuk memperhatikan hubungan antara kurva pompa (pump curve) dan kurva sistem perpipaan. (piping system curve). Efek dari menambahkan 2 buah pompa yang identik dalam rangkaian paralel dapat di lihat pada gambar grafik di bawah ini. Baca ...

Cara Leak Test (test kebocoran) dan Hydrotest pada Valve dan Bejana Tekan

Leak Test : Biasanya ini dilakukan pada reinforcing pad of opening, menggunakan udara. Kadang-kadang di-counter check dengan bubble soap. Sehingga sering disebut juga bubble test. Diaplikasikan pada semua peralatan yang mempunyai pads pada bagian pressure (PV, HE, Tank, dll). Bisa juga leak test dilakukan tanpa sabun. Material diinjeksi dengan udara bertekanan dan direndam dalam tanki air untuk beberapa waktu (digunakan dalam pengetesan fuel tank untuk forklift). Ini lebih efektif dibandingkan dengan sabun. Test ini juga dilakukan untuk pengecekan kebocaran pada blinded flange, flange joint (shell side to tube side joint), channel cover installation, dsb. Secara internal, diberi tekanan menggunakan udara – alternatif lain bisa menggunakan nitrogen (N 2 ). Pada tangki ada juga istilah leak test untuk roof dan bottom installation. Alatnya disebut Vacuum Box. Leak test tidak sama persis dengan pneumatic test. Pneumatic test itu bisa digunakan sebagai pengganti hydrotes...