Langkah Praktis Overhoul Pompa Gardner Denver 200FXX
Hallo teman - teman dhevils mechanic ketemu lagi dengan tulisan - tulisan dhevils mechanic yang pasti tak jauh - jauh membahas dunia mechanic oil and gas industry entah itu terkait troubleshot, terkait isu - isu yang rame berkembang atau yterkait ide - ide kreative dalam memecahkan permasalahan di dunia mechanic oil anda gas industry. dan kali ini yuk kita bahas terkait pompa gardner denver, bagaimana caeritanya? ikuti terus yuk tulisan dhevils mechanic ini..
Pompa Garnder denver banyak sekali populasinya di oil and gas di indoensia entah itu perusahaan swasta maupiun perusahaan milik negara, untuk kata gardner denver sdudah tidak asing lagi bagi telingga kita, untuk spare partnya juga berjibun entah itu product lokal maupun buatan china dengan harga sesuai dengan budget masing2 perusahaan, yang membuat spare part buatan manufacture kalah bersaing dipasaran
Berikut adalah panduan teknis langkah demi langkah untuk melakukan overhaul area Fluid End serta prosedur penggantian liner dan piston pada pompa Gardner Denver 200FXX (FX Series Horizontal Duplex Double-Acting Pump).
1. Persiapan, Alat Kerja, & Prosedur Keselamatan (HSE)
Alat & Peralatan Khusus yang Dibutuhkan:
Liner Puller Tool Set (Sesuai ukuran bore 200FXX: 4.5" hingga 7.5").
Piston Rod Wrench / Hub Wrench & Kunci Momen (Torque Wrench).
Valve Seat Puller (Hydraulic atau Mechanical Puller).
Brass Drift Punch (Pahat kuningan) & Palu Tembaga/Karet (Dead-blow hammer).
Liner Packing Inserter Tool / Guide Sleeve.
Hoist / Chain Block (Minimal kapasitas 1–2 ton untuk penanganan cylinder head cover & komponen fluid end).
Lube & Solvent: Anti-seize compound, pelumas klem, kerosin/cleaning solvent, serta grease industri.
Prosedur Keselamatan Kritis:
LOTO (Lockout / Tagout): Isolasi seluruh sumber tenaga penggerak (electric motor atau diesel engine) dan pastikan sistem penggerak tidak dapat di-start secara tidak sengaja.
Depressurization: Tutup katup isolasi suction dan discharge, lalu buang seluruh tekanan internal pada fluid cylinder dan pulsation dampener.
Drainage: Buka drain plug di bagian bawah fluid cylinder untuk menguras sisa lumpur pemboran/fluida kerja hingga bersih.
2. Prosedur Pembongkaran (Disassembly Process)
[ Buka Cylinder Cover & Valve Pots ] ➔ [ Lepas Piston Rod & Piston Assembly ] ➔ [ Cabut Liner ] ➔ [ Lepas Valve & Seat Assembly ]
Langkah 1: Pembongkaran Cover & Access Door
Lepaskan baut klem/penutup Cylinder Head Cover di bagian depan fluid end menggunakan penarik klem atau kunci momen.
Buka seluruh penutup katup (Valve Pot Covers) bagian suction dan discharge.
Tarik gasket bekas pada setiap penutup dan bersihkan area mating surface dari karat atau sisa endapan.
Langkah 2: Pelepasan Piston Rod & Piston
Geser posisi crosshead (pada power end) secara manual hingga posisi piston berada di titik mati depan (Outer Dead Center).
Lepaskan sub-rod nut atau klem penyambung antara piston rod dan extension rod (crosshead extension).
Gunakan piston rod wrench untuk menahan batang piston, lalu buka mur pengunci piston (piston retain nut).
Tarik piston assembly keluar dari dalam liner melalui bagian depan cylinder head opening.
Langkah 3: Pelepasan Liner (Menggunakan Liner Puller)
Pasang Liner Puller Tool dari arah depan fluid cylinder. Masukkan puller plate/spider melintasi bagian dalam liner hingga mencengkeram bagian belakang liner collar.
Kencangkan baut ulir utama puller ke arah luar (frame support plate).
Putar mur penarik secara bertahap hingga liner terlepas dari fit bore di dalam cylinder block.
Tarik liner keluar dan lepas Liner Packing / Gasket Ring tua yang menempel pada liner cavity.
Langkah 4: Pelepasan Valve & Seat (Opsional jika Overhaul Total)
Lepaskan pegas katup (valve spring) dan piringan katup (valve disc/body) dari valve pot.
Pasang Hydraulic Valve Seat Puller pada bagian bawah valve seat.
Pompa unit hidrolik hingga valve seat terlepas dari tapered pocket pada fluid block.
3. Inspeksi, Pembersihan, & Pengukuran Komponen
Sebelum memasang komponen baru, lakukan pemeriksaan mendalam pada komponen fluid end:
Pembersihan Fluid Cylinder: Bersihkan liner cavity, valve seat taper, dan stuffing box menggunakan solvent dan wire brush.
Inspeksi Keretakan (NDT): Lakukan Dye Penetrant Test (PT) pada area valve pot dan liner seat shoulder untuk memastikan tidak ada hairline crack akibat fatigue.
Pemeriksaan Piston Rod: Periksa permukaan piston rod. Jika terdapat goresan dalam (scoring), keausan taper, atau keausan berlebih pada area stuffing box packing, piston rod wajib diganti.
Pemeriksaan Taper Piston: Pastikan taper fit (seperti GD No. 3 Taper atau API Taper) antara piston rod dan piston core bersih dari burr atau korosi.
4. Prosedur Pemasangan (Reassembly Process)
Langkah 1: Pemasangan Liner Baru
Oleskan lapisan tipis anti-seize compound atau heavy grease pada liner cavity di dalam fluid cylinder body.
Pasang set Liner Packing / Seals baru pada liner packing groove. Pastikan susunan lipatan seal menghadap ke arah tekanan (fluid side).
Masukkan liner baru secara lurus dan presisi ke dalam bore cylinder.
Gunakan balok kayu atau liner driver tool dan dorong/dorong perlahan dengan dead-blow hammer hingga liner shoulder duduk sempurna rapat pada housing limit stop.
Langkah 2: Pemasangan Piston Baru & Piston Rod
Bersihkan permukaan taper pada piston rod dan lubang taper pada piston core.
Pasang piston rubber/element baru pada piston hub.
Masukkan piston rod dari arah stuffing box, lalu hubungkan piston baru ke ujung tapered rod.
Pasang mur pengunci piston (piston rod nut) dan kencangkan sesuai spesifikasi torsi pabrikan. Pasang cotter pin atau mur pengunci sekunder jika ada.
Dorong piston assembly ke dalam liner menggunakan Piston Insertion Guide Sleeve untuk mencegah piston rubber lip terlipat atau robek saat masuk ke mulut liner.
Langkah 3: Pemasangan Valve & Seat Baru
Pastikan tapered pocket pada valve pot dalam kondisi kering dan bebas minyak/grease.
Masukkan valve seat baru tegak lurus ke dalam pocket. Pukul perlahan bagian atas seat menggunakan balok kayu/alat khusus hingga duduk mantap.
Pasang valve body (dengan urethane insert baru), pegas (valve spring), dan valve guide.
Langkah 4: Penutupan & Resealing Fluid End
Ganti seluruh gasket dan O-ring pada Cylinder Head Cover dan Valve Pot Covers.
Pasang kembali Cylinder Head Cover dan Valve Pot Covers.
Kencangkan baut penutup secara bersilang (star pattern) dengan kunci momen sesuai nilai torsi standar berikut:
| Ukuran Baut / Komponen | Torsi Pengencangan Rekomendasi |
| Piston Rod Nut (Taper Lock) | 600 – 750 ft-lbs (813 – 1016 Nm) |
| Cylinder Head Stud Nuts | 450 – 550 ft-lbs (610 – 745 Nm) |
| Valve Cover Stud Nuts | 350 – 450 ft-lbs (474 – 610 Nm) |
| Stuffing Box Gland Bolts | 100 – 150 ft-lbs (Sesuaikan agar packing tidak tercekik) |
5. Komisioning & Pengujian Pasca-Overhaul
Sebelum unit pompa dikembalikan ke jalur operasi normal, lakukan langkah verifikasi berikut:
Manual Rotation Check: Putar poros masukan (pinion shaft) pompa secara manual (minimal 2 putaran penuh) untuk memastikan tidak ada kemacetan mekanis (binding) atau gesekan abnormal di dalam liner.
Priming & Air Venting: Buka saluran suction, isi fluid end dengan fluida kerja, dan buang seluruh kantung udara (air pocket) melalui vent plug pada valve pot.
No-Load Running Test (15 Menit): Jalankan pompa pada RPM rendah tanpa beban (zero discharge pressure). Periksa adanya kebocoran fluida pada stuffing box, liner packing, atau cover gasket.
Load Test & Final Check: Naikkan tekanan kerja bertahap hingga tekanan operasi normal.
Pantau temperatur area stuffing box packing (maksimal $65^\circ\text{C} - 75^\circ\text{C}$).
Pastikan kebocoran pada stuffing box berada pada batas normal (beberapa tetes per menit untuk pelumasan packing).






