Sejarah Singkat Gardner Denver dan MOdel 200 FXX 001

 

Gardner Denver didirikan pada tahun 1859 oleh Robert Gardner di Quincy, Illinois, Amerika Serikat, awal mulanya dengan nama Gardner Governor Company. Inovasi pertamanya adalah speed governor untuk mesin uap yang secara signifikan meningkatkan keselamatan operasi industri pada masa itu.

Seiring berkembangnya eksplorasi minyak bumi pada awal abad ke-20, perusahaan melakukan ekspansi ke peralatan kompresor dan pompa industri. Pada tahun 1927, Gardner Governor Company melakukan penggabungan (merger) dengan Denver Rock Drill Company untuk membentuk Gardner Denver. Divisi pumping equipment mereka berkembang pesat menjadi standar industri untuk aplikasi drilling, well servicing, production, dan well stimulation di sektor oil & gas global (saat ini berada di bawah naungan Ingersoll Rand group).

Model-Model Pompa Reciprocating Gardner Denver untuk Oil & Gas

Pompa reciprocating (torak/piston/plunger) buatan Gardner Denver dikelompokkan berdasarkan jumlah piston/plunger (Duplex, Triplex, atau Quintuplex) serta kedalaman stroke dan aplikasinya:

  • Duplex Pumps (2 Piston - Duplex Double Acting FX Series):

    • Seri FX: FXD, FXG, FXO, FXQ, FXX, FXZ.

    • Aplikasi: Mud pump konvensional, sirkulasi lumpur pemboran dangkal, transfer crude oil, dan pendorongan air (waterflood).

  • Triplex Pumps (3 Plunger/Piston):

    • Seri T / PA / PZ (PZ-7, PZ-8, PZ-9, PZ-10, PZ-11): Standar heavy-duty mud pump untuk pemboran darat (onshore) dan lepas pantai (offshore).

    • Seri C / T (C-1700, TEE, THE, TEE-50): Dipakai untuk well servicing, acidizing, cementing, dan well stimulation.

    • Seri TEE / TA / Triplex Production: Untuk saltwater disposal (SWD) dan injeksi air tekanan tinggi.

  • Quintuplex Pumps (5 Plunger):

    • Seri GD-2250 / GD-2500 / GD-3000: Heavy-duty well fracturing pump (Frac Pump) berdaya tinggi.

Spesifikasi Gardner Denver Model 200FXX (FXX 001)

Model 200FXX (sering ditandai dengan kode varian spek dasar FXX 001 atau FXX-A) merupakan bagian dari lini FX Series Horizontal Duplex Power Pump. Tipe ini merupakan pompa torak kerja ganda (double-acting duplex) yang sangat terkenal tangguh untuk menangani fluida abrasif maupun fluida viskositas tinggi.

Spesifikasi Teknis Utama

ParameterSpesifikasi
Tipe PompaHorizontal Duplex Double-Acting Piston Pump
Max Power Rating200 Brake Horsepower (BHP) / ~149 kW
Stroke Length12 inci (304.8 mm)
Max Liner/Piston Size7.5 inci (190.5 mm)
Min Liner/Piston Size4.5 inci (114.3 mm)
Max RPM (Crankshaft)70 RPM
Suction Connection8 inci ANSI / Flange
Discharge Connection4 inci ANSI / Threaded / Flanged
Bobot Bersih (Dry Weight)~10,800 lbs (~4,898 kg)

Rating Tekanan dan Flow Rate (Kapasitas Operasi)

Performa debit alir (flow rate) dan tekanan kerja maksimum (maximum discharge pressure) pada model 200FXX ditentukan oleh diameter liner/piston yang dipasang pada fluid end.

Aturan Dasar: Semakin besar ukuran liner, semakin besar flow rate-nya, namun tekanan kerja maksimumnya semakin rendah.

Tabel Performa Operasi (pada Max Speed 70 RPM / 200 BHP)

Ukuran Liner (Inci)Displacement (Gal/Rev)Flow Rate @ 70 RPM (GPM)Flow Rate (BPD / Barrel Per Day)Max Pressure Rating (PSI)
7.5"9.18642 GPM~22,000 BPD452 PSI
7.0"7.99559 GPM~19,160 BPD519 PSI
6.5"6.89482 GPM~16,525 BPD602 PSI
6.0"5.87411 GPM~14,090 BPD706 PSI
5.5"4.93345 GPM~11,830 BPD840 PSI
5.0"4.08285 GPM~9,770 BPD1,016 PSI
4.5"3.30231 GPM~7,920 BPD1,255 PSI

Komponen-Komponen Utama Unit 200FXX

Unit 200FXX terbagi menjadi dua rakitan besar: Power End (bagian penggerak mekanis) dan Fluid End (bagian kontak fluida).

[ Power End ] ── (Crosshead / Extension Rod) ── [ Fluid End ]
├── Frame / Housing ├── Fluid Cylinder Body
├── Crankshaft & Eccentric ├── Liners & Pistons
├── Connecting Rods ├── Suction & Discharge Valves
├── Pinion Shaft & Main Gear ├── Piston Rods & Packing
└── Oil Sump / Lubrication └── Manifolds (Inlet & Outlet)

1. Power End Components

  • Power Frame: Rangka cast iron berstruktur tebal yang menahan seluruh beban dinamis mekanis.

  • Crankshaft & Main Gears: Poros engkol presisi yang dihubungkan dengan herringbone gear (roda gigi heliks ganda) untuk mereduksi beban dorong aksial.

  • Connecting Rod & Crosshead: Mengubah gerak putar (rotary motion) dari crankshaft menjadi gerak bolak-balik (reciprocating motion).

  • Pinion Shaft: Poros masukan yang dihubungkan ke penggerak luar (electric motor atau diesel engine).

2. Fluid End Components

  • Fluid Cylinder (Block): Blok silinder tempat proses penghisapan dan penekanan fluida terjadi.

  • Liners & Pistons: Selongsong silinder (liner) dan torak (piston) berlapis elastomer (rubber/urethane) yang melakukan pemompaan ganda (double acting).

  • Valves & Seats (Suction & Discharge): Katup pengarah aliran berjenis pot-type valve atau API valve bertipe spring-loaded.

  • Piston Rod & Stuffing Box Packing: Batang piston dan susunan seal/packing penyekat untuk mencegah kebocoran fluida keluar ke area power end.

Troubleshooting dan Panduan Maintenance

Matriks Troubleshooting Lapangan

Gejala / ProblemKemungkinan Penyebab (Root Cause)Langkah Tindakan / Solusi
1. Pressure Fluctuating / Flow Dropping

- Suction valve atau discharge valve ganjal/aus.


- Piston rubber aus atau sobek.


- Udara masuk ke saluran suction (air pocket).

1. Buka valve pot cover, periksa valve & seat, bersihkan atau ganti.


2. Inspect piston rubber dan liner dari pengikisan.


3. Periksa klem dan gasket pada pipa suction.

2. Knocking Noise in Fluid End (Pounding)

- Kavitasi (incomplete filling pada silinder).


- Suction pressure terlalu rendah (NPSHa < NPSHr).


- Pegas katup (valve spring) patah.

1. Naikkan suction head atau pasang suction charge pump.


2. Pasang atau charge Pulsation Dampener pada saluran masuk/keluar.


3. Ganti valve spring yang rusak.

3. Knocking Noise in Power End

- Main bearing atau crosshead pin bearing aus/longgar.


- Clearance connecting rod terlalu besar.


- Baut gear atau flywheel kendur.

1. Ukur clearance komponen bergerak menggunakan feeler gauge.


2. Kencangkan baut sesuai spesifikasi torque chart manual.


3. Lakukan overhaul power end jika bearing aus.

4. Overheating pada Power End (>80°C)

- Pelumas berkurang atau viskositas tidak sesuai.


- Kontaminasi air/lumpur ke dalam oli power end.


- Beban kerja berlebih (over-pressure).

1. Cek level dan kualitas oli di sump; ganti jika teremulsi air.


2. Pastikan pelumas menggunakan oli gear industri ISO VG 150/220.


3. Periksa stuffing box oil seal agar fluida fluid end tidak bocor ke power end.

5. Excessive Packing/Rod Leakage

- Stuffing box packing aus.


- Piston rod / extension rod tergores (scored).


- Gland nut kurang kencang atau terlalu kencang.

1. Stel kekencangan gland nut secara bertahap.


2. Ganti set v-packing.


3. Ganti piston rod jika permukaannya cacat.

Jadwal Perawatan Berkala (Maintenance Program)

Daily / Shift Check (Setiap 8–12 Jam)

  • Periksa level oli pada power end dipstick/sight glass.

  • Amati kebocoran pada stuffing box packing dan piston rod drip pan.

  • Periksa tekanan pada discharge pressure gauge dan pulsation dampener pre-charge pressure (N2 gas).

  • Dengarkan adanya suara abnormal (knocking/slapping).

Weekly Maintenance (Setiap 100 Jam)

  • Periksa kondisi katup (suction & discharge valves) dan valve seat.

  • Inspect kondisi piston rubber dan dinding dalam liner.

  • Lumasi fittings/grease nipple pada stuffing box gland dan crosshead pin (jika ada manual lubrication point).

Monthly / Periodic Maintenance (Setiap 500–1000 Jam)

  • Ganti oli pelumas power end (Gunakan oli gear berkualitas tinggi seperti ISO VG 150 / ISO VG 220 AGMA 4/5).

  • Bersihkan magnetic plug dan saringan oli di dalam sump.

  • Periksa kekencangan seluruh baut struktural (frame bolts, cylinder head cover studs, dan flange bolts).



Demikinalah sekelumit cerita terkait Gardner denver pompa reciprocating semoga dapat menambah wawasan kita terkait dunia mechanic di oil and gas Industry dan jika kalian mempunyai poertanyaan atau pengalaman terkait unit gardner denver silahkan tulis adikolom komentar yaa