Fungsi Air Dryer Pada Air Compressor



Air dryer adalah suatu alat yang berfungsi untuk menghilangkan kandungan air pada compressed air (udara terkompresi). Sistem ini biasanya menjadi satu kesatuan proses dengan kompresor. Udara terkompresi hasil dari kompresor sebagian akan masuk ke tangki penyimpan dan sebagian lagi dikeringkan menggunakan air dryer.

Penggunaan udara kering ini banyak diperlukan di lapangan offshore. Udara kering, atau biasa disebut dengan instrument air, digunakan sebagai sumber penggerak aktuator dari control valve, power dari pompa chemical,  untuk satrting turbine dan damper (aktuator pneumatic). Selain itu dalam dunia industri telekomunikasi, udara kering bertekanan digunakan untuk menyelimuti kabel-kabel bawah tanah untuk menghindari short circuit akibat terbentuknya embun. 

Udara terkompresi yang dikeringkan, akan mengalami proses penurunan dew point. Dew point adalah nilai temperatur yang dibutuhkan untuk mendinginkan sejumlah udara, pada tekanan konstan, sehingga uap air yang terkandung mengembun. Nilai dari penurunan dew point tergantung dari spesifikasi air dryer yang dipergunakan dan kebutuhan dari konsumsinya.

baca juga :

Profile Mechanic Offshore

Perbedaan Proses Pembelian Gas Engine Dan Diesel Engine

Merubah Diesel Engine menjadi Gas Engine

TOP Overhoul Gas Engine Guascor

Ilustrasi mengenai dew point
20110625-115014.jpg

Jenis-jenis dari air dryer adalah sebagai berikut:

1. Regenerative Desiccant Dryers
Desiccant Dryers berupa suatu tabung yang berisi zat penyerap uap air seperti silica gel, alumina aktif, molecular sieve, atau bahan penyerap uap lainnya. Bahan yang paling banyak digunakan adalah silica gel. Udara kompresi masuk ke dalam tabung melewati zat pengering dan mengalir keluar. Pada suatu interval waktu tertentu, zat desiccant akan mencapai titik jenuhnya sehingga memerlukan proses regenerasi. Sebagian udara kering dialirkan ke tabung sehingga kandungan air yang terkandung di dalam zat pengering dikeluarkan. Pada proses regenerasi ini, udara kompresi tidak boleh dialirkan ke dalam tabung, sehingga umumnya pada industri-industri besar yang mengkonsumsi banyak instrument air menggunakan desiccant air dryer twin tower, sehingga proses pengeringan udara dan regenerasi dari masing-masing tabung bisa bergantian.


desiccant air dryer twin tower
20110626-121734.jpg
Udara kering yang dihasilkan oleh desiccant air dryer umumnya memiliki nilai dew point sebesar -40 derajat Celcius.

2. Refrigeration Dryer
Pada refrigeration dryer, udara dikeringkan dengan cara mendinginkannya. Sistem ini umumnya menggunakan 2 buah heat exchanger, yang pertama adalah antara udara chiller dengan refrigerant, dan yang kedua adalah antara udara yang dikeringkan dengan udara chiller. Prinsip kerja ini sesuai dengan sifat uap air yang akan mengembun pada temperatur rendah. Udara kering yang dihasilkan umumnya memiliki dew point sebesar 2 derajat Celcius.


Skema Refrigeration Dryer
20110626-123210.jpg

3. Deliquescent Dryer
Sistem ini berupa sebuah tabung yang berisikan zat higroskopis (penyerap air). Udara yang dialirkan akan diserap kandungan airnya, sehingga pada dasar tabung akan terbentuk air kondensasi yang secara gradual perlu dibuang. Untuk itu di bagian bawah dari tabung deliquescent dryer ada pipa keluar untuk membuang air tersebut. Udara kering yang dihasilkan memiliki nilai dew point yang fluktuatif tergantung pada temperatur udara inlet.


Skema Deliquescent Dryer
20110626-124210.jpg

4. Membrane Dryer
Yang terakhir adalah suatu sistem pengering udara yang menggunakan membran dehumidication (penyerap kelembaban). Udara dialirkan ke tabung membran dan keluar menjadi udara kering, sebagian kecil dari udara kering dialirkan kembali ke dalam tabung untuk proses regenerasi. Sistem ini didesain untuk bekerja secara terus-menerus tanpa henti.


Skema sederhana Membrane Dryer
20110626-125814.jpg
Semoga dapat membantu dan membuka wawasan kita, ditunggu komentar dan diskusinya.
Bahan diambil dari berbagai sumber karena waktu itu kami sedang sibuk instalasi air Compressor Ingersollrand model Screw.

Comments

Unknown said…
sumpah bermanfaat bgt,berkat anda tugas khusus kerja praktek saya kelar
dhevils blazer said…
Alhamdulillah, semoga dapat bermanfaat omkoeh..
Anonymous said…
tengkyu brother, berguna banget buat tugas akhir
Unknown said…
Hello, boleh saya tahu berapa berat(kg) utk keseluruhan alat ini? Dan apakah material digunakan intuk membuat alat ini? Terima Kasih..
Dwie said…
beratnya kurang lebih 80 kg.. material dari pipa besi biasa, dan silica gel isi didalmnya
Dwie said…
semoaga dapat bermanfaat
Dwie said…
semoga sukses omkoeh
Admin said…
Sangat informatif, silahkan kunjungi web kami di https://minaabadimekanika.co.id/ kami adalah distributor kompresor airman di Jakarta dan service atau penjualan sparepart kompresor.
Anonymous said…
https://minaabadimekanika.co.id/
Distributor kompresor airman terbaik di Jakarta Indonesia, bisa sewa, service dan pembelian unit
Dwie said…
klo untuk kompressor pengisian tabung nitrogen untuk sekala kecil ada om..
Dwie said…
semoga bermanfaat... jika ingin mengetahui permasalahan mechanical format video bisa kunjungi channel youtube dhevils mechanichttps://www.youtube.com/c/DwiHardi/videos

Popular posts from this blog

Kunci Inch dengan Kunci mm Dalam Dunia Mechanic

Teory Pompa Kerja Pararel dan Pompa Kerja Seri

Cara Leak Test (test kebocoran) dan Hydrotest pada Valve dan Bejana Tekan